TENTANG
  • WpView
    Reads 655
  • WpVote
    Votes 80
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 16, 2021
"Mau, bintang!" Lirihnya ditelingaku. Sambil tangan kanannya mengacak puncak kepala yang sekarang sudah semakin berantakan karena kerudung yang tidak tertata. "Sudah ku duga!" Tawaku yang mengundang tawanya. Ingin sekali aku memeluk manusia ini. Mendiamkan ia sebagai milikku. Tidak ada yang lain. Tidak ada yang boleh menyukainya selain aku. Tidak ada yang diizinkan untuk mengaguminya selain aku. Pokoknya tidak ada! Jika ada suara yang bertanya mengapa. Maka aku benar benar tidak bisa menjawabnya. Intinya sejauh ini tidak ada alasan apapun untuk aku berhenti menyukainya. Dari dulu kupikir ia hanya bermain kata untuk membuatku riang bak anak kecil. Tapi lama lama ia benar benar menakutiku. Tawanya tahu kapan saatnya mengeringkan air mataku. Genggamnya tahu saat jantungku butuh untuk didamaikan. Suaranya tahu kapan saatnya berdendang untuk meredupkan badai yang menggores didada. Aku menyukainya lebih banyak daripada saat dulu aku menyukai Wisanggeni.
All Rights Reserved
#94
mantra
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • From The Eyes
  • Angel To Raya (END)
  • Wasted Princess [On Going]
  • Ken Angrok, Pendiri Singhasari
  • Maina & Maxim
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Senja Yang Tak Kembali
  • [SB I] Terperangkap Dalam Tanya [COMPLETED]
  • My Heart Boat
  • Your Beautiful Eyes (END)

Mata adalah indera paling jujur pada diri manusia, mungkin mulut tak lagi bisa berbicara namun mata mampu menjawab segalanya . maka tatap la mataku banyak hal yang ingin ku sampaikan padamu antaranya adalah aku sangat takut kehilanganmu . mungkin telingamu tidak mungkin bisa mendengar saat mataku mengatakannya, tapi aku yakin hatimu pasti merasakannya . Tapi bisa saja keyakinanmu membawa sakit . karena tak sesuai dengan harapan ! Terkadang kita perlu merasakan bahwa Realita dibuat tak semanis harapan . Lebih baik berhenti ! Sepandai pandainya kamu menyimpan harapan yang tidak pasti, cepat ato lambat harapan itu juga yang akan mengahancurkanmu . Namun Cinta tak pernah datang terlambat, dia datang tepat waktu, hanya kita yang terlalu banyak mengharapkan sesuatu . Padahal Cinta tau kapan dia akan pergi dan kapan dia akan datang . Semua itu hanya perlu berdoa, dan Mengiklashkan . :)

More details
WpActionLinkContent Guidelines