Sebuah Seni Untuk Mencinta

Sebuah Seni Untuk Mencinta

  • WpView
    Reads 71
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 11, 2021
WpInfo
Non-Fiction
Sebuah karya perihal cinta yang ditulis oleh seorang remaja berumur hampir seperempat abad yang hidup di dalam masa social distancing. Mungkin akan ada orang yang menyiritkan matanya sambil bergumam "ewh" saat membaca tulisan ini, kata penulis "gapapa.". Tulisan ini bukan dimaksudkan untuk menyenangkan semua orang, hanya sebagai tempat mengeluarkan isi kepala dari penulis. Update tidak menentu, menyesuaikan waktu, niat, tenaga, dan hati penulis. Salam sayang untuk seluruh pembaca.
All Rights Reserved
#2
interpretasi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Karamel [Completed]
  • [✔️terbit] 1. The Girl That Hurt
  • ALNAYA [COMPLETED]
  • Jatuh (boyxboy) (yaoi)
  • ARCHI
  • Behind The Smile
  • Caramel
  • Stain
  • Coffee
  • DEVIAN [END]

Keluh kesah yang mungkin di alami Karamel juga mungkin di alami oleh remaja seusia kalian. Seorang anak yang hanya ingin memiliki bahagia. Tapi begitu sulit untuk diraih. Seorang anak yang hanya minta diperhatikan justru malah diacuhkan. Seorang anak yang hanya ingin tau arti cinta tapi selalu tersayat batinnya. Akankah Karamel mengerti apa itu cinta dan bisa menemukan bahagia dalam hidupnya? Ataukah hanya menderita sampai akhirnya tuhan mencabut nyawanya? Baca ceritanya sampai habis ya guyss, biar kalian tau gimana ending dari cerita ini!!! :)

More details
WpActionLinkContent Guidelines