May I
  • WpView
    Reads 4,700
  • WpVote
    Votes 302
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 21, 2022
++17 tahun ke atas Kehidupan yang dijalani Scarlett jauh dari kata sempurna, ia mungkin tergolong cerdas dan berasal dari keluarga baik-baik dari kalangan menengah, tetapi dengan wajah yang jelek dan penampilannya yang buruk, hingga usianya mencapai dua puluh tujuh tahun tak ada seorang pria pun yang ingin menikahinya, bahkan terhitung sepuluh pria menolak perjodohan yang diusahakan orang tuanya. Semua tak akan seburuk itu jika saja Scarlett tak memiliki seorang adik perempuan yang telah setahun ini bertunangan dan siap menikah dengan kekasihnya. Sejujurnya ia tak merasa keberatan jika adiknya melangkahinya menikah terlebih dulu darinya, tetapi orang tuanya cukup kolot dan masih memegang prinsip lama dimana anak perempuan tak boleh dilangkahi menikah oleh adiknya, katanya jika itu terjadi akan membawa hal buruk di masa depan. Itu membuatnya sering berdebat dengan adiknya dan membuatnya frustasi. Sean, begitu ia memanggilnya. Pria itulah yang merubahnya dari gadis buruk rupa menjijikkan menjadi gadis cantik yang digilai banyak pria, membantunya bangkit dan memberinya warna baru dalam hidupnya, dan mengenalkannya pada cinta yang sesungguhnya. _Karena cinta, begitulah adanya._ Ia tak perlu berubah atau pun menjadi orang lain karena cinta menerimamu apa adanya. _Aku tak membutuhkan seseorang yang sempurna, cukup seseorang yang mencintaiku apa adanya..._
All Rights Reserved
#257
may
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TOO LATE TO FORGIVE YOU | ✔ | FIN
  • Secret Of Marriage
  • My Teacher My Princess [End]
  • RadenRatih
  • SELEPAS KAU PERGI (END)
  • Thank You and Good Bye
  • The Chance

Aira pernah terpuruk. Cintanya yang terlalu besar pada Evan pernah membuatnya gila ketika pria itu memilih meninggalkannya demi menikahi wanita lain. Dalam masa kelam itu, Aira tidak menemukan sebuh kewarasan selain mati untuk mengakhiri rasa sakit yang selalu mendera jiwanya. Beruntung, orang-orang yang sungguh menyayangi Aira bersusah payah mengembalikan binar ceria di balik netra wanita itu. Tak lain dan tak bukan karena mereka tak ingin lagi menemukan jiwa itu tergeletak tak berdaya menjemput kematian. Aira harus sembuh. Aira harus terlahir kembali. Aira pantas untuk mencecap bahagia dengan pria yang tak sengaja mencintainya tanpa jeda. Semua berjalan sesuai rencana pada mulanya. Namun, semesta sepertinya ingin menguji Aira sekali lagi. Dalam hitungan minggu menuju hari bahagianya, Aira kembali bertemu Evan. Tidak ada yang salah dari pertemuan itu jika saja Evan tidak dengan kurang ajarnya meminta Aira menikah dengan dirinya. Apalagi Evan dengan sengaja mengancam akan menceritakan seberapa jauh kisah cinta yang sudah terjalin di antara keduanya pada calon suami Aira. Lalu, mana yang akan Aira pilih? Masa depan yang tengah sukacita dia sambut atau masa lalu yang kini tengah sukacita menyambutnya kembali? ...................... "Bagaimana kalau aku menceritakan pada calon suamimu itu seberapa keras jeritan kenikmatanmu saat kita mencecap nirwana bersama pertama kali?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines