Zaera
  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 19, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Mata ku memicing, perlahan aku kembali bertanya " Lo.... Itu sebenarnya siapa?" Sosok didepanku menjawab dengan senyum tak luntur dari bibirnya " Aku? Aku orang yang akan menjemputmu. Jodohmu dari masa depan" Tiba tiba sosok itu hilang, membuatku terdiam. Menatap aneh tempat dimana sosok tadi berdiri. Apa katanya tadi? Jodohku dari masa depan? Yang benar saja? Entah kenapa udara disekitar ku tiba tiba terasa berat, membuat napasku sesak hingga kesadaranku perlahan mulai menghilang. Didalam hatiku, aku mulai bertanya tanya, apa sebenarnya sosok tadi adalah malaikat maut? Bukan kah tadi dia berkata akan menjemput ku, apakah ini maksudnya? Menjemput ajalku? Dan sekarang, semuanya gelap. Entah apa yang terjadi padaku, rasanya benar-benar hampa, seperti..... Mati. .
All Rights Reserved
#5
dormitory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SATRIA (End)
  • Guntur ; BAD BOYFRIEND [SUDAH TERBIT]
  • Anugrah Azizah
  • Aku Mencintaimu Karena Allah [End]
  • DEAR US (SELESAI)
  • Bara [REVISI]
  • ALSTARAN [END]
  • Ex or New? [REVISI]
  • Raden

⚠️ Sebelum nya bantu follow buat ngikutin cerita selanjutnya Kebanyakan orang di luar sana menganggap gue aneh. Dan jujur aja? Mereka nggak sepenuhnya salah. Kadang gue sendiri masih suka berhenti dan mikir, sebenarnya gue ini siapa, sih? Kedengerannya memang absurd, tapi begitulah adanya. Yang paling bikin capek bukan omongan orang, tapi keharusan buat terus jadi versi yang berbeda setiap waktu. Hari ini mungkin gue masih bisa ngenalin diri gue sendiri di cermin. Tapi besok? Entah. Bisa jadi gue bangun sebagai orang yang bahkan nggak gue pahami. Masalahnya, ini bukan cuma soal identitas. Yang lebih parah, semua rencana yang sejak awal gue susun rapi, semua hal yang pengen gue capai pelan-pelan melenceng dari jalurnya. Hidup seolah jalan sendiri, sementara gue cuma ditarik ikut, dipaksa nerima arah yang bahkan bukan pilihan gue. Dan di situlah letak kekacauannya. Bukan karena gue nggak punya tujuan, tapi karena apa yang gue mau selalu kalah cepat dari apa yang seharusnya gue jalani. ⚠️ JANGAN PLAGIAT CERITA NYA EMANG GAK BAGUS, TAPI NULIS ALURNYA JUGA GAK GAMPANG ⚠️

More details
WpActionLinkContent Guidelines