We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
TK A
  • WpView
    Reads 441
  • WpVote
    Votes 64
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadComplete Sun, May 16, 2021
WpInfo
Fiction
Fantasy
"Kamu masih beranjak remaja. Lain kali pikirkan apa yang akan terjadi sebelum bertindak, menjadi bijaksana salah satu sikap dewasa." "Aku tidak tau apa-apa. Aku tidak butuh semua ini, yang aku butuhkan adalah perhatian orang tuaku. Tapi aku butuh semua ini agar mereka setidaknya seatap denganku." -Muthia- "Terkadang yang kamu butuhkan hanyalah berbicara kepada mereka. Jangan terus-terusan berharap mereka akan mengerti tanpa kamu beritahu." Muthia adalah anak tunggal dari keluarga Simamora. Hidupnya sudah terbilang cukup untuk anak seusianya. Ayahnya adalah seorang pengusaha konstruksi ternama di kotanya, dan ibunya adalah seorang guru. kedua cukup sibuk sampai membuat Muthia merasakan kurangnya perhatian kedua orang tuanya. Namun sebagai ganti dari itu, dia memiliki kekuatan, sebuah kekuatan yang tidak dimiliki orang biasa. Mampukah dia menggunakan kekuatannya untuk menarik perhatian orang tuanya? atau malah kekuatan itu yang menciptakan masalah bagi dirinya sendiri?
All Rights Reserved
#4
fiksispekulatif
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aseano Samudra [End]
  • Inside You
  • Bad and Good
  • IGNIS
  • BLOOMING [END]
  • All About You [END]
  • Patoraglic [COMPLETE]
  • Who am I?
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]

Aseano Samudra, entah apa yang orang tuanya pikiran kala memberi nama seorang anak dengan kata itu. Agar hati dan pikirkanya seluas samudera? atau agar orang orang mencintainya seperti orang orang mencintai keindahan lautan lepas? Biasanya nama adalah perwujudan doa dan harapan untuk anak anaknya, Sean sosok remaja yang memiliki nama lengkap Aseano Samudra, nasipnya begitu berbanding terbalik dengan filosofi namanya. Bukanya dicintai banyak orang, dia dibenci orang yang bisa disebut keluarganya. Seperti air laut, dia terlihat tenang namun begitu banyak hal yang terjadi di dasarnya, apa yang anak itu pikir tidak pernah ia ungkapkan secara langsung. Bahkan dia tidak tau cara mengungkapnya. Dia tidak ingat jelas kapan dan dimana dia mendapatkan perhatian dari yang dia sebut keluarga. Rumah? dia punya rumah, hanya bangunan tanpa kehangatan. Dia punya saudara, tetapi rasanya seperti hidup sendiri. Sean tinggal bersama kedua saudaranya yang membencinya karena sesuatu hal yang Sean sendiri tidak tau jelas. Kisah kehidupan Sean yang dirangkum dalam beberapa bagian, cerita antar Sean dan 'keluarganya'.

More details
WpActionLinkContent Guidelines