ALANA
  • WpView
    Reads 47
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 24, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
" Lo bisa nggak sih! bilang sama bokap gue atau bokap Lo untuk hentiin acara ini, Kita masih punya waktu 5 menit lagi " ujarnya panjang lebar. " Maaf nggak bisa, Gue bisa kasih jaminan Lo lebih bebas daripada yang ada otak Lo itu, " ucapnya sambil menyakinkan. " Gue masih punya banyak tanggung jawab besar, asal lo tau, " jelasnya sambil menatap tajam pada calon istrinya itu. Ralat calon istri terpaksanya itu. " Tanggung jawab besar? ngehamilin anak orang? " " Gue nggak perlu , lelucon lo! " 彡 Menjadi 'kan seseorang menjadi istri yang belum dikenal sama sekali, pasti membuat siapapun akan frustasi. Apalagi dengan usia 17 tahun terpaut cukup muda untuk ukuran nikah muda. Tapi, apalah daya dirinya. Melihat cewek dengan setelan agak tomboy , dan saat dijodohkan dengan santainya dia menjawab. " Sangat setuju! ". Dia pikir menikah seperti mengatur permainan puzzle picture yang ada di taman kanak-kanak? .
All Rights Reserved
#15
afra
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • perfect house
  • Cinta Dan Lukanya
  • My little wife
  • Marriage With Mr. Actor (The End)
  • Pilih Aku Atau Mereka Christy (chrisflo)
  • MENYAKITKAN (Freya)
  • VALUNA( ON GOING)
  • ALA
  • Trauma

{FOLLOW SEBELUM MEMBACA} **** ~3 tahun yang lalu~ "mau kalian apa sih? Kenapa kalian jahat banget sama Aku?" erang Arkan yang di iringi tangisan. "Gw mau, Lo hajar gw sampai masuk rumah sakit!" jawab Anak nakal itu dengan nada bicara tenang, namun terdengar tajam. "Kenapa harus gitu?" "Lo engga usah banyak nanya, sekarang hajar gw. CEPETAN!!!" Titah Anak nakal itu dengan paksaan. Arkan menatap manik mata anak nakal itu dengan sedikit bingung. "Apa sebenarnya yang di rencanakan?" Tanyanya dalam hati. Merasa tak ada responan, anak nakal itu langsung menghembuskan nafas berat, lalu mengamati mobil yang sedang berjalan ke arahnya. "Yaudah kalo Lo engga mau. Tapi jangan salah kan gw, jika kehidupan Lo, berubah drastis setelah ini " Brakkkkkk......... #langsung baca aja! {Jadi pembaca itu harus bijak ya! Ambil baiknya dan buang buruknya!} ~Murni hasil pemikiran sendiri~

More details
WpActionLinkContent Guidelines