Be a Promises - Lee Haechan

Be a Promises - Lee Haechan

  • WpView
    Odsłon 31
  • WpVote
    Głosy 3
  • WpPart
    Części 6
WpMetadataReadW trakcie
WpMetadataNoticeOstatnia publikacja wt., lut 15, 2022
Setiap harinya pasti ada aja yang datang dan pergi, jangan.. jangan khawatir tentang itu. Itu sudah roda dan jalan kehidupan. Lalu, apakah kamu sadar bahwa kamu juga telah pergi dari kehidupan orang lain? °•Ya kalo kamu jatuh, bangkit lagi. Emang nya kamu gak mau bangkit untuk nge bersihin lukamu?•° ~Jonathan 2021. [120122, 23:34] by DifaNayla_
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Kamu [SELESAI]✔
  • Love In Paris (COMPLETED)
  • Setetes Embun Pagi
  • Full Of Scratches
  • You're Here, But Not For Me
  • Love or Dare [Completed]
  • Kutinggalkan dia karena Dia

sebelum baca, FOLLOW dulu gasii??? "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści