Story cover for Dear My Hubby by aalabid
Dear My Hubby
  • WpView
    LECTURAS 12
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 3
  • WpView
    LECTURAS 12
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 3
Continúa, Has publicado abr 17, 2021
Diantara ego, iri dan impian. Azura memutuskan untuk menikah di usia muda dengan Daud, pria yang jauh empat belas tahun diatasnya
Terkadang Azura merasakan terbatasnya kebebasan masa muda karena ikatana pernikahan yang telah terjadi, salah satunya melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi yang sempat tertunda
Namun, Azura tidak yakin Daud akan mengizinkannya. Atau Azura yang tidak berani bicara hal tersebut pada Daud? Lalu apa yang akan Azura lakukan dalam pernikahannya dengan keputusan yang masih mengikuti egonya
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Dear My Hubby a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#268dailylife
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
SKRIP & SWEET [End] TERBIT de SepfriAlesha
55 partes Concluida
Oryza Mentari (22 tahun) tidak berasal dari keluarga akademisi. Ia tumbuh di rumah sempit pinggiran Jakarta, dibesarkan oleh orang tua yang lebih sering menghitung harga sembako daripada teori ekonomi. IPK-nya biasa, motivasinya naik-turun, dan mimpinya pun sederhana: cukup lulus. Titik. Hidupnya cukup tenang, sampai nama dosen pembimbingnya muncul: Dr. Caesar Jatmiko, S.E., M.Ec., (29 Tahun) doktor termuda di fakultas Ekonomi dan Bisnis brilian, dingin, dan terkenal tanpa toleransi. Komentar pertamanya saat membaca skripsi Ocha hanya satu: "Ini bukan skripsi, ini esai curhat." Yang terjadi setelahnya bukan sekadar bimbingan melelahkan, tapi juga pertemuan dua dunia yang sangat berbeda: satu dari elite akademik, satu lagi dari kos kecil berdebu. Kelas sosial dan cara berpikir mereka tak pernah cocok, tapi dari situlah lahir benturan yang memaksa keduanya menoleh ke arah yang berbeda. Ocha yang dulu malas mulai berubah. Ia menata ulang hidup, memperbaiki diri, dan membangun harga diri. Sementara Pak Miko yang keras mulai goyah melihat ketulusan dan tekad yang tak bisa dipalsukan. Di balik celoteh absurd Ocha, ada hati yang sungguh-sungguh dalam bermimpi. Namun Skrip & Sweet bukan kisah cinta manis dan mudah. Ini tentang jurang status yang menyakitkan, tentang gengsi yang merendahkan, dan tentang keberanian berdiri sejajar bukan untuk membalas, tapi untuk membuktikan bahwa mereka layak. Ditemani sahabat-sahabatnya yang absurd tapi setia, Ocha menempuh jalan sunyi: belajar dalam diam, bermimpi dalam keterbatasan, dan mendaftar beasiswa luar negeri tanpa banyak bicara. Hingga suatu hari, di MIT, ia berdiri. Bukan karena ia selalu unggul, tapi karena ia tak pernah berhenti mencoba.
Kerfuffle (Tamat) de Tasyayouth
41 partes Concluida
[DISARANKAN FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA⚠] Collabrotion with @elsye91 (Romantic-Comedy) Why are we mad at each other? Is it necessary to making such a kerfuffle? ______ Nikah? Kata mereka, kehidupan pernikahan itu ajaib. Akan ada hal-hal tidak terduga dalam kehidupan pernikahan. Ajaib? Sepertinya itu pula yang dirasakan oleh Cattleya Renanthera. Keajaiban demi keajaiban terus masuk ke kehidupannya. Semua karena seorang lelaki bernama Davano Algara. Lelaki yang punya dua sudut berbeda. Si dosen killer di kampusnya dan juga si suami yang mampu membuatnya baper secara tidak terduga. Namun, baik berperan sebagai suami atau pun dosen, Davano tetap terlihat menyebalkan di mata Cattleya. Mereka tidak pernah bisa akur satu sama lain. Bak positif-negatif, siang-malam, bahkan bumi-langit. Perbedaan-perbedaan itu membuat keduanya saling tarik ulur. Dan memang, dunia pernikahan juga butuh perjuangan seperti menulis skripsi demi sebuah kelulusan abadi. ______ Selamat datang di dunia absurd milik dua penulis yang suka menghayal di dunia ajaib aksara. Menyatukan dua pikiran adalah hal yang mungkin sulit, tetapi InsyaAllah kami akan memberikan kejutan di tiap chapter-nya. Salam hangat kami, Elsye dan Tasyayouth. ----- If you are reading this story on any other platform OTHER THAN WATTPAD, you are very likely to be at risk of MALWARE attack. If you wish to read this story in it's original, safe, form, PLEASE GO TO: https://my.w.tt/zVm1yTdzc7 Thank you.
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
SKRIP & SWEET [End] TERBIT cover
Me And Arza [REVISI] cover
Kerfuffle (Tamat) cover
Halo Mas! (TAMAT) cover
ZAWIL cover
URSA [Terbit] cover
FRIENDS WITH BENEFITS ✔ cover
TIGA TALI CINTA cover
CEZALINE cover
KALA BIRU DEWATA cover

SKRIP & SWEET [End] TERBIT

55 partes Concluida

Oryza Mentari (22 tahun) tidak berasal dari keluarga akademisi. Ia tumbuh di rumah sempit pinggiran Jakarta, dibesarkan oleh orang tua yang lebih sering menghitung harga sembako daripada teori ekonomi. IPK-nya biasa, motivasinya naik-turun, dan mimpinya pun sederhana: cukup lulus. Titik. Hidupnya cukup tenang, sampai nama dosen pembimbingnya muncul: Dr. Caesar Jatmiko, S.E., M.Ec., (29 Tahun) doktor termuda di fakultas Ekonomi dan Bisnis brilian, dingin, dan terkenal tanpa toleransi. Komentar pertamanya saat membaca skripsi Ocha hanya satu: "Ini bukan skripsi, ini esai curhat." Yang terjadi setelahnya bukan sekadar bimbingan melelahkan, tapi juga pertemuan dua dunia yang sangat berbeda: satu dari elite akademik, satu lagi dari kos kecil berdebu. Kelas sosial dan cara berpikir mereka tak pernah cocok, tapi dari situlah lahir benturan yang memaksa keduanya menoleh ke arah yang berbeda. Ocha yang dulu malas mulai berubah. Ia menata ulang hidup, memperbaiki diri, dan membangun harga diri. Sementara Pak Miko yang keras mulai goyah melihat ketulusan dan tekad yang tak bisa dipalsukan. Di balik celoteh absurd Ocha, ada hati yang sungguh-sungguh dalam bermimpi. Namun Skrip & Sweet bukan kisah cinta manis dan mudah. Ini tentang jurang status yang menyakitkan, tentang gengsi yang merendahkan, dan tentang keberanian berdiri sejajar bukan untuk membalas, tapi untuk membuktikan bahwa mereka layak. Ditemani sahabat-sahabatnya yang absurd tapi setia, Ocha menempuh jalan sunyi: belajar dalam diam, bermimpi dalam keterbatasan, dan mendaftar beasiswa luar negeri tanpa banyak bicara. Hingga suatu hari, di MIT, ia berdiri. Bukan karena ia selalu unggul, tapi karena ia tak pernah berhenti mencoba.