Muttsu No Kamigami

Muttsu No Kamigami

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 17, 2021
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Cerita ini berkisahkan tentang keenam orang yang memiliki keturunan dewa. Jika mereka berkumpul maka dapat membentuk benteng legenda terkuat yang pernah di ceritakan oleh sang Ratu. Sakuya, seorang gadis 16 tahun yang mengaliri darah dewa berusaha mengumpulkan keenam dewa tersebut. Dua sahabatnya yang juga memiliki kelebihan pergi membantu mencarikan orang-orang yang berketurunan dewa lainnya, di karenakan kerajaan Sizen yang rapuh oleh kematian Raja yang menjadi misterius.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ashura king (S-1) End
  • Conquer Your Heart
  • amorria
  • Yes to Heaven [Sasuhina 18+]
  • The Athasila
  • You Find ME
  • Victoria's [END]
  • School Of Legends
  • mutual friends of different kingdoms

Di dunia yang dikuasai oleh kekuatan brutal dan angka strength yang menentukan segalanya, legenda tentang Dofi Ki Gigant-sang Raja Kaisar Bumi-masih menggema. Sebelum tewas di tangan pemerintah, ia meninggalkan warisan misterius yang bisa mengubah nasib siapa pun yang menemukannya. Di tengah hiruk-pikuk perburuan harta itu, muncullah Sokuzu Ki Saif, seorang bocah SMA santai yang gak kenal takut. Dengan kekuatan absurd dari sebuah buah aneh yang ia temukan di tempat sampah, Saif kini memiliki kekuatan paku yang bisa menusuk langit dan menghancurkan lawan. Tanpa peduli aturan dunia, ia memulai perjalanan gilanya, mengumpulkan kru unik dan menantang siapa pun yang berani menghalangi jalannya. Dengan musuh dari pemerintah, organisasi kriminal, hingga para pemburu warisan Dofi yang siap membunuh demi kejayaan, mampukah Sokuzu Ki Saif dan gengnya bertahan dan menjadi legenda baru?

More details
WpActionLinkContent Guidelines