Story cover for DEAR "A" by Nurbalya
DEAR "A"
  • WpView
    Reads 229
  • WpVote
    Votes 59
  • WpPart
    Parts 6
  • WpView
    Reads 229
  • WpVote
    Votes 59
  • WpPart
    Parts 6
Ongoing, First published Apr 18, 2021
Andre Irwansyah & Aziz Ibram?
Yah mereka adalah ke dua penyelamat ku dari julukan wanita brengsek. 

Keduanya bertolak belakang 180° derajat, tapi memiliki suatu hal yang sama.
Perbedaanya cukup menarik.

Terlebih Andre, Andre adalah ketua gank sekolah yang dilantik para Alumni, bagi mereka andre adalah orang yang santai dan tidak anarkis. Tapi yang paling penting darinya, dia adalah sosok seorang yang serada pikun, tiap kali berkata ia berbeda sifat.

Berbeda dengan Aziz, seorang yang berkelakuan monoton, lugu sepertiku. Banyak kode yang tak terus terang, sehingga banyak virtualnya yang merasa bosan.

Keduanya sama sama tampan dari raut wajah, tinggi, berambut hitam ikal, dan fashionable. Hanya saja mereka tak mau bersatu, karena alasan berbeda aliran dari pola hidup.

Sedangkan aku? Aku adalah seorang wanita brengsek, lugu, miskin.
Yang dianggap pemakan temannya sendiri oleh temanya. Siapa lagi kalo bukan aku sendiri?
                                   

 ~Aurel Andini~
All Rights Reserved
Sign up to add DEAR "A" to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
"Algantara Delano Arlaska" by LeniMarlinawati
123 parts Ongoing
REVil"... Dan dia algantara Delano Arlaska yg sering di sapa algan dengan jaket hitam kebanggaan nya yg setia melekat di tubuh tegap sempurna nya yg membuat para kaum hawa yg menatap nya terbalik dari nya namun tak mudah untuk mendekati nya karena dia memiliki julukan si dingin bak berlian dan ada julukan lain di area balapan di tambah dia menjabat sebagi ketua dari sebuah geng bernama REVil yg semakin membawa nama nya mengudara dari hal itu banyak rasa iri yg berujung ingin menjatuhkan kisah hidup nya. 🍀🌬️🍀🌬️. Dan dia "alara reyinata nelvandra cewek sederhana yg mandiri dengan kepintaran nya dengan menanam kan banyak harapan tentang nama marga Alvaska yg dia cari tentang siapa keluarga kandung nya,dia sosok yg rampih namun bersembunyi di balik sikap cuek dan bodo amatan dengan membatasi pergulan dia hanya berharap di sekolah baru nya dia mendapatkan ketenangan seperti mestinya seorang murid tanpa ikut Maslah atau menambah masalah yg ada asli nya di sosok penyabar dan penuh perhatian dengan kepedulian tinggi yg dia tunjukan pada orang yg masuk di lingkungan nya dia sosok yg mampu merasakan dan mengutarakan apa yg dia rasa. 🍀🌬️🍀🌬️. Hingga kisah mereka di mulai dari sebuah pertemuan sang takdir. Kedua nya di pertemukan di sebuah kejadian yg di dasari kata ketidak sengajaan kata gak sengaja dan kejadian itu salah satu hal yg di benci sosok algan apa lagi urusan nya sama cewek. Begitu juga reyina cewek itu membenci setiap perlakuan berupa kepedulian yg di dasari keterpaksaan atas dasar tanggung jawab sedangkan algan cowok itu m lakukan nya dari kejadian itu mengubah kehidupan kedua nya.. "..kisah ini hanyalah kisah sederhana tentang sebuah usaha di mana manusia bisa belajar dari arti sebuah pengorbanan,cinta,kesetiaan,keluarga dan persahabatan buakan penghianatan yg ingin menghancurkan. "........sebuah pertemuan dan perpisahan sebuah goresan yg amat nyata yg membekas yg tersimpan dalam ingatan teragis dalam takdir setiap in
You may also like
Slide 1 of 9
Antara Pagar dan Perasaan cover
RESYA STORY'S cover
Arena Vs Andreas [TAMAT] cover
Ari dan Ara (Sudah Terbit) cover
"Algantara Delano Arlaska" cover
ℝ𝔼𝕍𝔸𝕃ℤ𝔼ℕ 𝔸𝔼ℝ𝕃𝔸ℕ𝔾𝔾𝔸 //𝑅𝑒𝑣𝑖𝑠𝑖\\ cover
THE TWINS cover
Felicity cover
Selalu di Hati (Sudah Terbit) cover

Antara Pagar dan Perasaan

12 parts Complete Mature

Arvino Reyhan Dirgantara - atau Ehan, dikenal sebagai cowok kalem, sedikit dingin, dan susah ditebak. Sementara Azalea Vianita Anjani - atau Aza, cewek ceria tapi gengsian, selalu punya jawaban sarkas untuk semua hal yang berbau romantis. Mereka duduk di kelas yang sama. Satu sekolah. Satu lingkungan. Bahkan... satu gang rumah. Hubungan mereka? Jauh dari kata akrab. Saling lempar pandangan malas tiap papasan. Saling sindir kalau disuruh kerja kelompok bareng. Dan saling tutup telinga soal gosip yang nyebar soal "cocok-cocokan" dari teman sekelas. Tapi segalanya berubah saat hujan turun deras di suatu sore, dan satu payung mempertemukan mereka di bawah langit abu-abu. Sedikit demi sedikit, percakapan yang awalnya dingin mulai menghangat. Tatapan yang awalnya biasa, jadi terasa beda. Masalahnya? Mereka terlalu gengsi untuk jujur soal perasaan masing-masing. Di antara pagar rumah yang hanya dibatasi semak kecil, dua hati diam-diam tumbuh rasa - meski belum siap untuk mengakuinya. ---