Fascinate✅

Fascinate✅

  • WpView
    Reads 686
  • WpVote
    Votes 121
  • WpPart
    Parts 38
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 14, 2022
Dari skala 100% Jihan hanya merasakan angka 25% rasa kasih sayang oleh keluarganya. Itu terjadi sebab lemparan kata keluar oleh orang yang ia sayangi dan rasa tidak diinginkan serta menjadi beban. Banyak memori yang tersimpan dalam hidupnya. Pun memori itu menjadikan acuan validasi bagi wanita itu. Awal dari kisah namun tidak sepenuhnya pertama di mulai ketika pertemuan Jihan dengan boy grup ternama Bulletproof secara tidak sengaja. Awal itu pula yang membuat ke tujuh anggota terkagum akan kharisma seorang Jihan. Terlebih bagi Ryu Jungkook dan Shin Jimin.
All Rights Reserved
#931
btsfanfict
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • June | PJM
  • how could it be? (V bts fanfiction)
  • UNSPOKEN WORDS || SUGA X READER (END)
  • Necessary✅✅(jikook/minimoni)
  • SKOOL LUV AFFAIR
  • BIG DREAM(Bangtan Boys)
  • ily my bodyguard✅(jikook)
  • Bulletproof [Selesai]
  • The First Snowfall Tale [TAMAT]
  • GALAXY √
  • I'M WITH YOU (VKook)
  • Hate to Love || Kim Taehyung
  • Frozen (Complete)
  • Two Sides || Jeon Jungkook
  • UNCOVER (JINKOOK) END
  • 30 DAYS
  • The Truth Untold [kth-jjk] √
  • Let Me Save You [Vkook]  (END)
  • Rahasia di Antara Ribuan Mata

"dia adalah separuh lainnya, tetapi terserah padanya untuk memutuskan apakah dia akan menjadi sisi yang lebih baik atau lebih buruk darinya." gadis itu memandangnya berdansa setiap malam, dalam diam. Satu yang ia tak tahu adalah, laki-laki itu menyadarinya. ---- "Dia teman kecilku. Seseorang yang sangat kusayangi." Ucap June Keheningan, lagi. "Kau tahu", Jimin memulai, "Kebetulan aku juga punya teman seperti itu. Seseorang yang sangat kusayangi." Sebuah jeda. "Bunga ini untuknya." Untuk dia? "Aku menjenguknya di rumah sakit. Kupikir aku harus membawakannya bunga meskipun aku tahu dia membencinya." Dia tertawa, tetapi tawa itu tampak kosong, tidak banyak kebahagiaan yang bersembunyi di baliknya. "Tapi kurasa dia benar. Bunga itu awalnya cantik, tetapi ketika mereka mulai layu, mereka hanya akan menyisakan kenangan tentang betapa indahnya mereka dulu." Jimin terus berbicara, June sudah mulai menampar dirinya sendiri dalam pikirannya karena terlalu dangkal tentang segala hal. Mengapa dia begitu peduli tentang hubungannya dengan Boyoung? "June", Jimin menoleh, mata cokelat gelapnya menatapnya. "Foto yang telah kita bicarakan sebelumnya, diambil pada tahun 2015." ---- sebuah cerita tentang self-love dan self-destruction

More details
WpActionLinkContent Guidelines