Mysterius Girl

Mysterius Girl

  • WpView
    Reads 12,748
  • WpVote
    Votes 686
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 14, 2021
Bara, king bullying di SMA Garuda yang terkenal akan sifat iblis nya, di buat geram dan sebisa mungkin menahan nafsu nya pada gadis cantik yang merupakan murid baru di sekolah nya. Ambisi dari Bianca untuk membuat Bara memuja nya membuat nya nekat melakukan apapun juga. Kisah ini semakin menyiksa bagi Bara ketika Bianca dengan nekat memaksa Bara melakukan hubungan intim di club. "Bagaimana tampan? menyerah hn?" kekeh gadis dengan pakaian seksi. "Ahh, fuck jangan sentuh itu!" racau pria tampan dengan tangan yang di borgol. ••••••• Note: - cerita 17++ - banyak kata kata kasar - tidak untuk di tiru apalagi di plagiat! - murni dari otak!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A For Z : Young Married [SLOW UP, CUTI LAHIRAN DULU GAES]
  • Om Barra [TERBIT]
  • LAVANYA
  • The GANGSTERS Leader [COMPLETED]
  • Queen Viara
  • Sweet Psycho [End]
  • Bara [REVISI]
  • COOL BOY VS BAD GIRL
  • Leona[Hiatus]

Cover by pinterest Per part nya singkat 500 - 600 an kata ------------------------ Ini kisah tentang Arqeela Zea , gadis berusia 18 tahun yang lebih suka kesunyiaan dan hal hal yang ia sembunyikan dengan apik. Hingga suatu hari ia harus berurusan dengan laki-laki bernama Arfah Setya Argantara, salah satu triplets Most Wanted di SMA. ********************************* "Lo masih harus dirawat Ze," Ujar Arfah lirih. "Gue ga kenapa-kenapa, dan sekarang gue mau balik ke sekolah," Dengan wajah pucat nya Zea menatap Arfah datar. "Setelah apa yang terjadi, lo masih mikirin sekolah? Lo gila?!" Arfah menaikan sedikit nada bicaranya. "LO YANG GILA! GUE GA HAMIL ARFAH! LO TERLALU LAWAK BILANG GUE KEGUGURAN!" Tubuh Zea merosot, runtuh sudah pertahanannya. Air mata nya mengalir begitu deras. "Maafin gue Ze, gue bener-bener minta maaf," Arfah memeluk tubuh Zea yang gemetar dengan tangis yang pecah penuh sesak, membuat keempat orang lainnya ikut meraskan luka nya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines