Ares
  • WpView
    Reads 143
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 6, 2022
"Lo ganteng, tapi sayang gue ngga tertarik sama wajah Lo." Ujar Gadis berbalut hoodie hitam dan memberi salam perkenalan melalui kepalan tangan nya. "Gue lebih tertarik sama rasa darah yang ada di tubuh Lo." Ujar gadis itu lagi dan mengeluarkan pisau lipat yang selalu ia bawa saat ikut turun kejalan. Gadis itu tersenyum seringai, dan langsung menusuk lengan sebelah kiri siswa yang memakai seragam sekolah Cikini itu, pisau yang tertusuk sedikit ia tarik kebawah agar luka yang ia buat semakin lebar. Darah mengalir dari lengan laki - laki yang ia ketahui bernama Areksa itu, kemudian dengan santainya gadis itu menyeka darah yang mengalir menggunakan jari nya dan, menjilat nya. "Cabut woy ada polisi." Teriak salah satu dari mereka. "Darah Lo manis, gue suka." Ujar gadis itu sebelum namanya di teriaki untuk segera pgergi dari tempat itu. 'laki-laki tanpa luka adalah laki-laki tanpa cerita' -Algerian ~KITA SEMUA SAMA, CUMA BEDA NYALI AJA~ (Up setiap Minggu) Ini cerita penerus Algerian. Cover by pinterest
All Rights Reserved
#88
ares
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA
  • ALTERIO
  • A For Z : Young Married [SLOW UP, CUTI LAHIRAN DULU GAES]
  • A Symphony of life
  • V A B I O L A (COMPLETE)
  • ANTARIKSA ALGRAVI
  • Ar'Gatha (selesai✔)
  • ARGLADIS
  • Three Targeted Girls!!
  • ALGIS ✓

Masa SMA selalu identik dengan cerita cinta pertama-manis, sederhana, dan penuh harapan. Ayra tahu itu. Karena itu, ia memilih untuk tidak terlalu berharap pada kisah cintanya sendiri. Hingga kehadiran Heksa Albara Davendra perlahan mengubah cara Ayra memandang perasaan. Dari obrolan ringan, kebersamaan sebagai sahabat, hingga rasa nyaman yang tumbuh tanpa disadari, Ayra mulai percaya bahwa hatinya tak salah memilih. Namun, cinta tak selalu datang pada waktu yang tepat. Ketika perasaan semakin dalam, Ayra dihadapkan pada kenyataan yang memaksanya belajar tentang kecewa, menerima, dan arti mencintai tanpa memiliki. Diary Ayra adalah kisah tentang cinta SMA yang sederhana, realistis, dan dekat dengan kehidupan remaja-tentang harapan yang tumbuh, perasaan yang tak selalu berbalas, dan proses pendewasaan diri di usia muda.

More details
WpActionLinkContent Guidelines