NASYA
  • WpView
    Reads 108
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 6, 2021
"Heh astaghfirullah,lagi ngapain antum?!" "Anj-eh astaghfirullah ihh ngagetin aja ustadz" "Antum ngapain manjat manjat gitu?" tanya Rizal "Ya elah tadz, saya tuh mau beli seblak yang di belakang pesantren, suruh siapa gerbang nya di gembok ya udah saya lewat sini aja" Nasya menjelaskan dengan berkacak pinggang "Turun turun ini udah sore mending antum mandi siap siap ke masjid" perintah Rizal "Iya saya juga tau ini udah sore saya juga punya mata kok tadz" jawab Nasya dengan enteng nya "Sudah antum balik ke asrama sekarang saya liatin sampe antum masuk asrama" "Iya iya tadz bawel banget si jadi ustadz" gerutu Nasya "Saya bisa denger loh" ucap Rizal yang membuat Nasya berlari malu karena Rizal mendengar celotehan nya Nasya seorang anak dari Hasan yang mempunyai pesantren tapi akhlak nya tidak mencerminkan bahwa dia seorang anak dari Kiyai, Hasan yang jengah dengan sikap anak nya pun tak sanggup lagi dan memasukkan Nasya ke pesantren teman nya. penasaran seperti apa cerita Nasya di pesantren? Ikuti terus kisah nya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ku Pilih Jalur Langit
  • Mengejar Cinta Ustadz (TAMAT)
  • Assalammualaikum, Ustadz [END]
  • I Love Gus (OPEN PO)
  • Nasyazhar || My husband in this world and the hereafter (HIATUS)
  • ASAVELA KIARA
  • SAYA BUKAN SEORANG GUS
  • GUS ATAU USTAZ? [END]✅ Sudah Terbit
  • RAACA 'the power of takdir Allah '

New version!! Tak disangka ternyata Aruna telah di nikahi 1bulan sebelum ayahnya meninggal, Aruna tidak mengetahuinya bahkan suaminya itu ternyata seorang ustadz untuk dirinya belajar agama. Namun sang bunda tetap saja mengirimkan Aruna ke pesantren yang ternyata pesantren tersebut milik suaminya. ••• Melangitkan doa, Membumikan rasa. Terlihat diam, tpi doanya bergerak ke langit. •gus Zaidan "Terimakasih takdir mu ya Allah,ini kah semua jawaban dari doa-doa ku? terimakasih ya Allah." ••• "Bunda itu sayang kamu papah juga sayang kamu,makanya papah dan bunda menyuruh kamu untuk ke pesantren." "Gak ada cara lain bunda? Selain aku harus masuk pesantren?"tanya Aruna ,jujur dirinya malas akan dunia pesantren. "Ada, belajar agama di rumah sama ustadz 4× dalam 1 Minggu."jawab bunda. "What! Ayolah bunda 1× dalam 1 Minggu aja"tawar Aruna. "Gak ada tawar menawar,pilihan kamu hanya dua. Masuk pesantren selama 3tahun lebih atau belajar agama di rumah 4× dalam 1 Minggu!." "Gada pilihan yang tepat bundaaa"keluh aruna. "Terserah, pikirkan baik-baik."ucap bunda lalu pergi meninggalkan Aruna yang sedang uring-uringan. 🦋🦋🦋 ⚠️BANYAK KATA-KATA KASAR & UMPATAN AWAS JUGA JANGAN SAMPE BAPER! NANTI SUSAH DEH NYEMBUHINNYA BISMILAH INSYAALLAH INI CERITA KE II KU YANG BELUM BACA Assalamu'alaikum Mas Santri BACA DONG SERU TAU.

More details
WpActionLinkContent Guidelines