Cerita tentang cinta segitiga, perselingkuhan orangtua, dan juga satu hati yang harus dikorbankan demi hati yang lainnya.
Emily dan Emilia, Si Kembar Kawai(Imut) yang diminati banyak orang, ada banyak keunikan dari mereka berdua, dari segi kepribadian, kebiasaan, dan lain-lain.
Afdana Dwi Regaza, Ketos yang berhasil mencuri hati Emily dan Emilia, mereka berselisih, ingin mendapatkan Afdana seutuhnya. Sampai pada Afdana mengungkapkan perasaannya ke salah satu si Kembar, salah satu dari Si Kembar memutuskan untuk kembali ke tempat asalnya, pergi jauh, tak ingin bertemu dengan Lelaki bernama Afdana itu.
Di sisi lain, keluarga Si Kembar adalah keluarga yang harmonis sebelum mereka berdua jatuh cinta pada Afdana, tapi setelah perselisihan antara Emily dan Emilia, keluarganya sedikit demi sedikit retak, karena terdengar kabar bahwa Ayah Si Kembar telah berselingkuh dengan Ibu dari lelaki yang mereka berdua cintai, yah Afdana.
Akankah mereka berhasil melewati segala rintangan, dan salah satu Si Kembar akan merasakan kebahagiaan dari Afdana?
Hidup itu penuh dengan pilihan, jika salah memilih pasti akan menyesal, tapi menyesal juga tidak bisa mengembalikan pilihan yang sudah berlalu....
Afdana Dwi Regaza
Follow donk Kakak.......... Butuh penyemangat nih....
Pernikahan yang ada di depan mata hancur berantakan dalam semalam.
Mimpi, cinta, usaha dan segala hal yang selama ini ia tapaki seolah runtuh bersama dengan pengkhianatan yang ia terima.
Mahika tak pernah menyangka hidupnya yang adem ayem akan mencapai titik klimaks rasa kecewa di usia dua puluh dua. Sikap optimis yang mendarah daging dalam dirinya tak lagi bersisa selepas malam itu. Tak lagi ada setitikpun cahaya yang bisa ia lihat ketika bangun di pagi hari. Cintanya selama dua tahun kandas di saat mereka harusnya tengah berbahagia. Bagaimana bisa dunia sekejam itu padanya?
Narasi-narasi patah hati berkumandang nyaring sekali, menyambut kegagalan akbarnya yang mematahkan hati ; sepatah-patahnya. Mahika hancur, lebur dalam keping-keping rasa sakit yang tiada henti menikam, meluluh-lantahkan sedikit harga diri yang ia genggam.
Luka itu terlalu dalam hingga ia meragu ... bertanya-tanya diantara isak tangis yang ia untai di depan Tuhan yang maha kuasa.
Pasca rasa sakit ini, apakah ia akan bisa kembali jadi Mahika seperti sebelumnya? Apakah akan ada masa dimana ia percaya lagi pada cinta? Dan apakah ada di luar sana, setidaknya satu saja ... satu saja manusia yang bisa ia genggam tangannya tanpa menyakiti ataupun mengkhianati?
(PERHATIAN ‼️ BEBERAPA PART DALAM CERITA INI SUDAH DI HAPUS OLEH PENULIS DAN BISA DI BACA DI KARYAKARSA. TERIMAKASIH.)