Hi!-Lovestagram

Hi!-Lovestagram

  • WpView
    Membaca 31,949
  • WpVote
    Vote 7,076
  • WpPart
    Bab 113
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Agt 22, 2026
WpInfo
Fiksi Penggemar
Girls' Generation
Awalnya, Joohyun hanya iseng saat mengirim pesan ke instagram Kyuhyun. Itupun karena suara-suara Sooya, dan Ryu yang memenuhi isi kepalanya. Sementara Joohyun adalah gadis yang kelewat percaya diri, yang berpikir bahwa Kyuhyunㅡlelaki yang di taksirnya selama delapan bulan, tidak akan membaca seluruh pesan konyol yang dia kirim pada lelaki itu di instagram. Kyuhyun bahkan hanya aktif di instagram seabad sekali. Tapi sore itu, ketika Joohyun memperbarui laman instagramnya, sebuah foto dengan wajah Kyuhyun yang agak buram, muncul di urutan paling atas. 13 detik yang lalu. 13 detik yang nyaris membuat Joohyun kehilangan kewarasannya. Karena di saat yang sama, Cho Kyuhyun juga membalas pesannya. Pesan brengsek nan memalukan yang Joohyun sesali setengah mati dalam hidupnya. Hei, tapi bukankah ini adalah bentuk emansipasi tanpa menjatuhkan harga diri? .......... ♡ Series 1: The Love Festival, Sticky Notes ♡ Series 2: The Love Festival, Hi! Lovestagram ↻Original Writer by Keyralaws Cover design by Keyralaws
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#1
drabble
WpChevronRight
Seri

The Love Festival

  • Sticky Notes
    108 bab
  • 113 bab
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Our Marriage
  • TXT VS ITZY [FINISH] ✅✅
  • Starlight |Na Jaemin|
  • SoonHoon Collection II
  • Love, Sin and Our Marriage [Kyuhyun] - END
  • Sticky Notes
  • You're Mine
  • Payung Teduh (SELESAI)
  • First Love And Last Love(✔)🔚
  • A Secret Behind Us

[SEQUEL OUR SECRET ☁️] 🌤️🌤️🌤️ Menikah di usia muda bukan hal yang mudah. Kyuhyun dan Seohyun tahu itu, namun... masa lalu yang mengikat mereka tidak memberi mereka pilihan lain. Sehingga dengan tekanan dari banyak pihak dan ketidaksiapan mengarungi bahtera rumah tangga, mereka berikrar. Ego di masa remaja selalu ingin menjadi prioritas, tentu saja. Belum lagi dengan hal-hal sepele yang tiba-tiba menjadi masalah serius, atau perbedaan pemikiran satu sama lain yang membuat pemahaman dan pemakluman semakin menipis. Hingga di satu titik, mereka merasa lelah dan menyadari bahwa hubungan mereka tidak lagi sehat. Lalu apa yang harus mereka lakukan? Berpisah? Atau bertahan?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan