We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Yuk Belajar Kepenulisan!

Yuk Belajar Kepenulisan!

  • WpView
    Reads 39
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 21, 2021
WpInfo
Non-Fiction
Jangan takut untuk menulis! Ketakutan itu ada pada diri kita sendiri. Apa yang kita pikirkan itulah yang membuat kita takut sebelum mencoba. Jangan pernah merasa takut. Kamu bisa, menulis itu bukan sesuatu hal yang menakutkan. Gak percaya? Coba dulu deh, kamu akan ketagihan setelah mencoba. Sayyid Quthb; Pernah berkata : "Satu peluru hanya bisa menembus satu kepala, tapi satu tulisan bisa menembus ribuan bahkan jutaan kepala" Masih ragu untuk menulis? masih takut untuk menulis? atau bingung bagaimana cara untuk memulai ceritanya? yuk baca tips-tips apa yang diperlukan untuk menulis cerita yang baik dan benar. Ayo, mampir! nanti akan ku suguhkan secangkir kopi hangat setiap malam~
All Rights Reserved
#44
kepenulisan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pelangi untuk Hujan(on going)
  • Cara Mendapatkan Reads, Votes, dan Komentar - Sebuah Panduan
  • BulBin (END)
  • Hi Crush! (udah selesai)
  • Jurnal  Generation De Lecteurs✔
  • HATI TERLATIH
  • Menyusun Cerita : Panduan Praktis Menjadi Penulis Hebat
  • Self Injury's(complete)✔
  • Writing Ideas And Stuff

"Peluk gue Hujan!" "Jangan mati sekarang BODOH!" "Bunuh gue Bumi biar bisa bareng terus!" "Bunda,Bunda.Gelap.Karena warna Awan hilang!" "Cepat berdamai Hujannya Pelangi,biar Hujan lebih bahagia kedepannya" Lo berubah Pel"Itu suara Bulan,dia mengatakan itu dengan isakan karena tidak ada sahutan apapun dari pelangi membuat Bulan semakin terisak.Untung sesuana cafe siang ini tidak terlalu rame itu memudahkan mereka untuk saling bicara tanpa memikirkan pendapat orang lain."Lo ga seperti Pelangi yang gue kenal,lo beda dan lo bukan Pelangi sahabat gue."Untuk satu kalimat dari Bulan membuat Pelangi tersenyum,dia menatap Bintang sebentar dan mengalihkan padanganya kepada Bulan."Bukan gue yang ga lo kenal,tapi lo memang ga kenal gue dari awal"satu tarikan nafas dan kekehan membuat Bulan menatap Pelangi, sedangkan Pelangi yang ditatap hanya diam dengan muka datar."Maaf, maaf,maafin gue,gue tau gue salah tapi tolong jangan hukum gue seperti ini."Bulan makin terisak,air matanya sama sekali tidak membuat pelangi kasian,tapi entahla mungkin hanya Pelangi yang tau apa yang dia rasakan saat ini.Bintang sendiripun merasa sangat bersalah atas semua ini,dia juga mengambil peran penting dalam semua hal perubahan yang terjadi pada pelangi."Makasih,gue pergi.Jangan cari gue lagi,karena Pelangi yang kalian kenal sudah mati."

More details
WpActionLinkContent Guidelines