Monokrom _ write to remember (slow up)

Monokrom _ write to remember (slow up)

  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 2, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
sekedar cerita disela kehidupan. Seperti terang yang butuh cahaya, atau seperti gelap yang selalu di kritik. Cahaya memberi celah lebih banyak, namun gelap yang menyembunyikan selalu saja disalahkan. Selamat menjemput mimpi! Mari jalan-jalan dengan malam ini. Bawa dia ketempat yang tak pernah dikunjungi. Hanya karena aku mencintaimu, bukan berarti kamu ada hak untuk menyakitiku.
All Rights Reserved
#15
entahlah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GEMINTANG HATIKU
  • flashback~
  • Rasa Yang Tidak Tersampaikan
  • SEMESTA TAK MERESTUI
  • Sad Love [COMPLATED]
  • ANTARA DOA DAN RASA
  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]

"Ketika hadirmu mengubah segalanya, memberi warna pada hati abu-abu dalam rasa, menghilangkan segala gundah, hingga nyaman itu tercipta dari perilaku sederhana. Aku tidak perlu harta atau tahta untuk mencintaimu, cukup dengan semua apa yang ada pada dirimu itu sudah membuatku jatuh sejatuh-jatuhnya. Cinta sederhana yang hadir di balik tawa, tersembunyi di sela-sela canda, dan kenyaman itu semakin memaksaku untuk mengakui bahwa AKU CINTA KAMU TIARA" Dul Jaelani "Memang benar, mata selalu cenderung kepada yang lebih indah, sama seperti kamu, entah mengapa mataku sangat terbuai kala retina ini menangkap sosok bayangmu saat bertemu, bolehkah aku melangkah menujumu ?" Azriel Hermansyah "Mungkin memang keadaan yang telah berbeda, atau perasaan tak lagi sama, aku mencintaimu, namun aku tak bisa menafikan rasa bahwa aku tidak kuasa dengan semua perihal yang terjadi di antara kita, haruskah aku menahan sakit demi senyum palsu saat kita bersama ? atau lebih memilih mengalah dan mengakhiri semuanya ?" Abi Nagara Ketika sebuah hati di hadapkan kepada sebuah pilihan yang menentukan kebahagiaan di masa depan, gadis desa yang kini mendunia di Ibu Kota menjadi pembicaraan hangat di semua kalangan yang ada "Hatiku cuma satu, dan sampai saat ini aku tidak tau, kemanakah hati ini akan berhenti untuk mencari, haruskah bertahan atau melepaskan apa yang sudah aku genggam saat ini ?" Tiara Andini Selamat Membaca

More details
WpActionLinkContent Guidelines