Lovely Housemate

Lovely Housemate

  • WpView
    MGA BUMASA 72
  • WpVote
    Mga Boto 6
  • WpPart
    Mga Parte 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Tue, Sep 7, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Fanfiction Naruto Disclaimer : Naruto milik om Masashi Khisimoto Rating : M Genre : Romance, SOL, Music, Friendship etc _________________________________________ "Mau sebatang rokok?" Lelaki itu memiliki suara yang berat, rambutnya pirang, tatapnya menyeramkan layaknya seekor rubah, ditambah sikap dan penampilanya jauh dari kata 'Pria baik-baik' malah terkesan seperti seorang 'Berandalan'. Tapi siapa yang sangka pria seperti itu malah mampu membuat hati seorang Hyuuga Hinata berdegup kencang di pertemuan pertama mereka? Hinata menyesal lupa menanyakan namanya waktu itu, dia beberapa kali mencoba menunggu ditempat dimana mereka bertemu untuk pertama kali. Berharap dapat bertemu kembali denganya, tapi semuanya sia-sia, hingga akhirnya dia menyerah. 1 tahun kemudian, sebuah keajaiban datang. Penghuni lain dari Sebuah Share House yang akan dia dan teman-temanya tempati selama masa kuliah ternyata ditempati oleh lelaki itu juga.
All Rights Reserved
#69
shikamaru
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Rainy Night Affair
  • Y O U
  • 5 Years After Divorce
  • Denganmu [SasuHina X Shikamaru]
  • Mirai no Yakusoku (Janji Masa Depan)
  • HOUSE OF ABSURD
  • You're not Alone
  • Destiny
  • Hate To Say Love

"Kau basah kuyup." suara Sasuke mengalun tenang, tapi ada sesuatu di matanya yang sulit diartikan. "Aku akan mengambilkan handuk." Saat Sasuke kembali, Hinata sudah melepaskan jubahnya, menyisakan pakaian dalam yang basah dan menempel di kulitnya. Ia tak menyadari bagaimana mata Sasuke berkilat tajam saat melihatnya seperti itu. "Terima kasih." Hinata berbisik lirih, menerima handuk dengan tangan gemetar. Sasuke diam beberapa detik sebelum akhirnya mendekat. "Kau kedinginan." Jarak di antara mereka mengecil, hawa panas dari tubuh Sasuke terasa begitu kontras dengan dinginnya hujan yang beberapa saat lalu membasahi Hinata. Tangan besar itu menyentuh pipi pualam wanita di hadapannya, menghapus tetesan air yang jatuh di sana. Hinata menahan napas. Sasuke menghirup aroma lavender yang samar tercium, mengabaikan jantungnya yang berdegup cepat. Dia berbisik lirih dengan suara parau. "Aku bisa menghangatkanmu." Dan Hinata tidak menolaknya. -:- [SasuHina Fanfiction] MichioKei

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman