Varesha

Varesha

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 21, 2021
Varesha, si gadis cantik yang sangat menyukai hujan dan kegelapan. Dia suka dengan hujan karna arti dari nama nya adalah hujan. Ia sangat suka kegelapan karna kehidupannya yang gelap dan sunyi, tidak ada seorangpun yang membuat kehidupannya terang seperti lampu yang menyinari ruangan yang gelap. Entah apa yang telah ia perbuat, sampai dunia pun enggan untuk menyinarinya. Ia tidak benci Dunia ataupun tuhan, ia hanya berfikir kenapa tuhan menitipkan nya dengan keluarga yang sama sekali tidak menginginkan dia lahir ke dunia. Tapi dia berterima kasih kepada tuhan karna ia dipertemukan oleh orang yang sangat sayang padanya, yang pasti bukan anggota keluarga nya. Setiap hari Varesha dapat perlakuan yang tidak senonoh dari keluarganya terutama kedua orang tua nya. Entah itu pukulan, jambakan, ataupun tamparan, makanan sehari hari yang ia dapatkan. Tidak melakukan kesalahan pun ia selalu dapat perlakuan seperti itu. Ia sudah capek dengan semuanya, ia selalu berdoa kepada tuhan "tuhan, tolong bawa aku pulang aku sudah lelah dengan semua ini" kalimat itulah yang ia ucapkan ketika ia sedang mendapatkan perlakuan yang tidak baik dari anggota keluarga nya. "Ijinkan aku bahagia walau hanya sekali" -Varesha "Mah, Pah, Resha sayang kalian. Resha capek, Resha pengen tidur" lirih Varesha sembari perlahan menutup matanya
All Rights Reserved
#413
end
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love Story Of Sharga & Ahra ✅(Tamat)
  • The Little Troublemaker
  • ARAKHA
  • Raina Maramitha
  • one day later(End)
  • New Possessive Family
  •  ANATHA
  • Deberìa Redirme? (End)
  • RAVEN [ ✔ ]

Hujan mengguyur bumi pagi itu. Jalanan digenangi air yang terus berjatuhan dari subuh tadi. Tampak gadis bertubuh mungil tengah disibukkan oleh aktifitas seperti biasa. Hujan bukan alasan untuknya bermalas-malasan. Meski rasa mengantuk terus menghantuinya. "Apa yang kau masak pagi ini?", Seseorang dengan suara berat mirip anak laki2 tiba-tiba muncul. Dia mengambil gelas dan menuangkan air untuk diminumnya. "Bisakah kau tidak membuatku terkejut? suara laki-lakimu sangat mengganggu", Sungut si gadis mungil. "Jangan salah kan aku, ini kan memeang biasa terjadi ketika aku bangun tidur, jadi apa yang kau masak?", Kembali gadis bersuara laki-laki itu bertanya. "Mie instan, kau mau?", Si gadis mungil masih sibuk dengan mie instan untuk sarapannya pagi ini. "Kau baik sekali, 1 mangkuk dengan telur ya, terima kasih", Si gadis bersuara laki-laki itu berlalu meninggalkan si gadis mungil sendiri. Ini bukan cerita tentang kehidupan si gadis mungil dan si gadis bersuara laki-laki. Ini kisah tentang salah satu diantara keduanya. Fatima Nayyer Azahra panggil saja Ahra. Gadis mungil yang pendiam, pintar tapi memiliki takdir yang tidak pernah terbayang sebelumnya. Semua baik-baik saja sebelumnya. Dia dikelilingi orang-orang yang begitu menyayanginya. Dia memiliki ibu dan seorang adik laki-laki bernama Hirham Adzan. Ahra juga memiliki 2 sahabat yang selalu ada saat dia sedih maupun senang. Hani Fairuz si gadis bersuara laki-laki itu salah satunya dan Eleanor Clemira. Mereka sudah seperti saudara. Apapun yang membuat Ahra bahagia, Fai dan El ikut bahagia. Begitupun sebaliknya, apapun yang membuat Ahra sedih, Fai dan El juga merasakan hal yang sama.

More details
WpActionLinkContent Guidelines