STANZA NAIM

STANZA NAIM

  • WpView
    Leituras 393
  • WpVote
    Votos 14
  • WpPart
    Capítulos 4
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sex, abr 22, 2022
"Qabiltu nikahaha wa tazwijaha alal mahril madzkur wa radhiitu bihi, wallahu waliyu taufiq." Adalah ucapan sakral yang paling ditunggu-tunggu oleh para jomblo keren seperti Qiana. Masalahnya manusia yang Qiana cintai tidak mencintainya, entah itu pemalu atau faham agama. Namun, kekerenan jomblo harus Qiana lepas karena sebuah tragedi yang cukup membuat otaknya pusing tujuh keliling. Alam sangat pandai mengobrak-abrik perasaan siswi-siswi termasuk Qiana, memang terkesan brengsek. Alam juga menutup dirinya karena jika dibuka maka, perjuangan menyimpan rahasia besarnya akan terbuka sia-sia, dan itu gak cakep. Juga 'ingin yang semoga tidak menjadi angan' merajut rasa dengan seseorang yang selalu menciptakan rindu disetiap tindakannya. Namun apakah Qiana dan Alam bersedia dengan kehendak-Nya yang anti-mainstream? --------- "Mungkin ana mematikan lampu di hidup anti, dan membuat pikiran anti terpecah-pecah seperti soal matematika, tapi anti gak taukan niat ana yang sebenarnya?" tanya Alam memastikan. "Oh!" kesal Qiana berpangku tangan sambil membuang muka. "Ngeselin ya anti! Bukannya jawab apa kek gitu, malah dijawab gini, kayak bini lagi cemburu aja!" kontan membuat Qiana melotot. ------ Note: Sepertinya kisah ini tidak cocok untuk yang sedang berpacaran, jangan sampai tulisan absurd ini menganggu rutinitas kalian, juga siapkan baterai penuh dan selamat berpenasaran! Cover: Pinterest
Todos os Direitos Reservados
#622
cintadalamdiam
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Ijbar [Selesai]
  • Hey, AZAS!
  • ALA
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • Mahabbah di Ufuk Timur
  • 𝐌𝐲 𝐁𝐢𝐚𝐬 (𝙶𝚘𝚞 𝙼𝚒𝚗𝚐𝚛𝚞𝚒) | TAMAT |
  • ALIF 2 : AGEN[IUS]
  • Muallaq (End)

Aza tak menyangka akan di pertemukan kembali dengan Altha, di saat dia sudah hampir melupakan laki-laki itu. Terlebih fakta mengejutkan, Altha merupakan penerus utama pondok pesantren yang ia tinggali. Aza cukup tahu diri, ia sudah biasa menelan kecewa, egois jika ia tetap menerobos maju di saat dirinya selalu di pandang sebelah mata oleh warga pondok. Namun satu hal yang membuat Aza bimbang, sifat Altha, perilaku Altha, yang berubah drastis dari terakhir kali mereka bertemu. "Cuma kita berdua doang Gus yang di sini?" "Emang kenapa?" "Padahal dulu Gus sering ngingetin Aza kalo kita bukan muhrim, apalagi berduaan kaya gini." "Itukan dulu, sekarang nggak lagi. Saya kaya gini juga ke kamu doang kok." "Sikap Gus yang kaya gini bikin Aza bingung tau." "Simpan aja rasa penasaran kamu sampai saya bisa menjawabnya." ***** Sebenarnya ada hubungan apa di antara mereka berdua? Akankah Aza tetap maju, atau malah mundur menjauh dan tetap berdiri di maqomnya? __________________________________ IG penulis : elkyeee001 Cover by : Cistyart __________________________________

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo