Story cover for Monachopsis by Whirlpool_
Monachopsis
  • WpView
    Reads 217
  • WpVote
    Votes 66
  • WpPart
    Parts 8
  • WpView
    Reads 217
  • WpVote
    Votes 66
  • WpPart
    Parts 8
Ongoing, First published Apr 22, 2021
"Ra aku minta maaf, tapi tolong dengerin penjelasan aku." Ucap Asher dengan suara bergetar, 

"Kamu ga cinta kan sama aku? Selama ini yang kamu omongin ke aku cuma omong kosong" Balas Arabela dengan suara yang tidak kalah bergetar. 

Asher terdiam dalam beberapa waktu, ia sadar ia salah. Tapi bukan berarti ia tidak menyayanginya walaupun itu bukan cinta. 

"Tapi aku sayang kamu ra." 

"Aku cuma alat yang kamu pakai buat ngelindungin nama baik kamu, udah cukup aku lelah sama semua ini." Tegas Arabela, ia menghela nafas panjang lalu melanjutkan omongannya, 

"Kamu juga ga akan liat aku lagi di dunia ini, ini jalan yang terbaik buat kita" 

Ucapan perpisahan yang paling tidak ingin di dengar Arabela saat ini keluar dari mulutnya sendiri, membuat Arabela merasa kehilangan kendali atas pikirannya.
All Rights Reserved
Sign up to add Monachopsis to your library and receive updates
or
#225live
Content Guidelines
You may also like
Second Chance (Short Story) GxG by secondlives
8 parts Complete Mature
Boro-boro kisah percintaan sesama jenis berjalan mulus. Vanesa saja menahan rasa sakit mati-matian karena cintanya tertolak. Ditambah yang menolaknya adalah Tyas. Oh tidak mungkin, sudah jatuh, tertimpa tangga pula namanya. Tyas yang sering mempermainkan laki-laki itu, yang sering mabuk bolak-balik club, yang sering berciuman dengan siapapun asalkan dia laki-laki, yang sudah dicicipi oleh semua laki-laki yang ia kenal. "Lo bisa cari gue kalo lo kesepian, ga harus main sama temen-temen toxic lo itu. Berubah, Tyas. Jangan malah makin rusak" tegas Vanesa, dirinya yang selalu lembut pun harus tegas kali ini, menatap Tyas dengan serius "Berubah apa yang lo maksud?! Perasaan cinta lo ke gue bisa ga lo rubah?! Kalo bisa, detik ini juga gue berubah!" Tyas melotot marah, tatapannya lebih panas daripada api biru Sayangnya Vanesa sudah cinta mati, bukan obsesi ya. Hanya saja susah move on dari cewek gila, ya mau tidak mau Vanesa harus merasakan gila juga. Tapi sampai pada batasnya, kesempatan untuk mendekati Tyas dan merubah sifatnya pun sudah habis, bagi Vanesa itu adalah akhir. Dimana dirinya pun menyerah. "Kalo lo keluar dari ruangan ini, jangan harap buat gue berubah. Dan kalo lo pergi ninggalin gue saat ini, semua tentang kita ga ada!" Tyas teriak dengan tegas Vanesa hanya meliriknya, lalu detik berikutnya Vanesa beranjak melangkah keluar dari ruangan itu. Tidak sedikitpun berhenti atau menoleh pada Tyas. Vanesa benar-benar pergi. Eh tunggu dulu, itu sih kesempatan milik Vanesa yang sudah habis, lalu apa kabar dengan kesempatan milik Tyas? "Apa masih bisa buat gue minta kesempatan kedua dari lo?" ucap Tyas pada Vanesa dengan lirih Cr. Pictures from Pinterest. ⚠️ gxg or girl love girl or wlw ⚠️ don't copy this story!
" To Love ,To Lose " by lupyook
23 parts Ongoing Mature
Di balik langkahnya yang tegap dan wajahnya yang tenang, Nandika menyimpan luka yang tak pernah benar-benar sembuh. Beberapa tahun lalu, Raya pergi tanpa alasan. Meninggalkan Nandika dengan pertanyaan yang tak pernah terjawab, dengan hati yang tak pernah utuh kembali. Cinta mereka hancur dalam sekejap, tanpa penjelasan, tanpa kesempatan untuk memahami. Sekarang, mereka bertemu lagi-bukan sebagai dua orang yang masih saling memiliki, tapi sebagai dua orang yang pernah berbagi segalanya. Nandika sudah punya seseorang. Hubungan yang ia jalani dalam diam, seolah mencoba membangun sesuatu di atas kepingan hatinya yang dulu hancur. Tapi yang tidak ia tahu, semuanya hanyalah ilusi yang perlahan akan runtuh. Raya masih mencintai Nandika. Tapi dia juga tahu, kesalahannya terlalu besar, lukanya terlalu dalam. Dan saat Raya mengetahui kenyataan yang tersembunyi di balik hubungan Nandika, dia sadar bahwa dirinya harus melakukan sesuatu, meski itu akan membuat Nandika semakin membencinya. Tapi apa haknya? Dia yang meninggalkan, dia yang menciptakan luka, dan sekarang dia yang ingin menyelamatkan Nandika? Saat Nandika akhirnya tahu alasan kepergian Raya, semuanya menjadi lebih menyakitkan dari yang pernah ia bayangkan. Dendam dan cinta bercampur menjadi satu, membuatnya tak tahu apakah ia ingin Raya tetap tinggal, atau pergi untuk selamanya. 🔥 Di antara perasaan yang belum mati, luka yang belum sembuh, dan kenyataan yang terlalu pahit-apakah cinta mereka akan menemukan jalannya? Ataukah mereka hanya dua orang yang pernah saling mencintai, tapi harus merelakan? 💔 "To Love, To Lose"-karena tidak semua cinta berakhir dengan kebersamaan.
You may also like
Slide 1 of 10
Second Chance (Short Story) GxG cover
DUNIA FLORA cover
Felicity cover
Ellara Le Runa cover
ALDIR cover
" To Love ,To Lose " cover
Break Up? || gxg cover
Saat Cinta Tak Terucap cover
AKSARA ( ON GOING ) cover
Soal Rasa 2 cover

Second Chance (Short Story) GxG

8 parts Complete Mature

Boro-boro kisah percintaan sesama jenis berjalan mulus. Vanesa saja menahan rasa sakit mati-matian karena cintanya tertolak. Ditambah yang menolaknya adalah Tyas. Oh tidak mungkin, sudah jatuh, tertimpa tangga pula namanya. Tyas yang sering mempermainkan laki-laki itu, yang sering mabuk bolak-balik club, yang sering berciuman dengan siapapun asalkan dia laki-laki, yang sudah dicicipi oleh semua laki-laki yang ia kenal. "Lo bisa cari gue kalo lo kesepian, ga harus main sama temen-temen toxic lo itu. Berubah, Tyas. Jangan malah makin rusak" tegas Vanesa, dirinya yang selalu lembut pun harus tegas kali ini, menatap Tyas dengan serius "Berubah apa yang lo maksud?! Perasaan cinta lo ke gue bisa ga lo rubah?! Kalo bisa, detik ini juga gue berubah!" Tyas melotot marah, tatapannya lebih panas daripada api biru Sayangnya Vanesa sudah cinta mati, bukan obsesi ya. Hanya saja susah move on dari cewek gila, ya mau tidak mau Vanesa harus merasakan gila juga. Tapi sampai pada batasnya, kesempatan untuk mendekati Tyas dan merubah sifatnya pun sudah habis, bagi Vanesa itu adalah akhir. Dimana dirinya pun menyerah. "Kalo lo keluar dari ruangan ini, jangan harap buat gue berubah. Dan kalo lo pergi ninggalin gue saat ini, semua tentang kita ga ada!" Tyas teriak dengan tegas Vanesa hanya meliriknya, lalu detik berikutnya Vanesa beranjak melangkah keluar dari ruangan itu. Tidak sedikitpun berhenti atau menoleh pada Tyas. Vanesa benar-benar pergi. Eh tunggu dulu, itu sih kesempatan milik Vanesa yang sudah habis, lalu apa kabar dengan kesempatan milik Tyas? "Apa masih bisa buat gue minta kesempatan kedua dari lo?" ucap Tyas pada Vanesa dengan lirih Cr. Pictures from Pinterest. ⚠️ gxg or girl love girl or wlw ⚠️ don't copy this story!