Monachopsis

Monachopsis

  • WpView
    Reads 234
  • WpVote
    Votes 66
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 13, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
"Ra aku minta maaf, tapi tolong dengerin penjelasan aku." Ucap Asher dengan suara bergetar, "Kamu ga cinta kan sama aku? Selama ini yang kamu omongin ke aku cuma omong kosong" Balas Arabela dengan suara yang tidak kalah bergetar. Asher terdiam dalam beberapa waktu, ia sadar ia salah. Tapi bukan berarti ia tidak menyayanginya walaupun itu bukan cinta. "Tapi aku sayang kamu ra." "Aku cuma alat yang kamu pakai buat ngelindungin nama baik kamu, udah cukup aku lelah sama semua ini." Tegas Arabela, ia menghela nafas panjang lalu melanjutkan omongannya, "Kamu juga ga akan liat aku lagi di dunia ini, ini jalan yang terbaik buat kita" Ucapan perpisahan yang paling tidak ingin di dengar Arabela saat ini keluar dari mulutnya sendiri, membuat Arabela merasa kehilangan kendali atas pikirannya.
All Rights Reserved
#941
live
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Break Up? || gxg
  • " To Love ,To Lose "
  • It's True Love With Ketos
  • PILIHAN
  • Promise
  • ALDIR (SEGERA TERBIT)
  • AURORA
  • Saat Cinta Tak Terucap
  • Crush

"So, we end up here?" "Terima kasih atas waktu kamu. Meski aku tahu waktu kita telah banyak terbuang sia-sia, tapi aku senang kita pernah punya waktu bersama yang indah. Dengan kamu aku bahagia." "Lantas kenapa kita harus berakhir?" "Aku gak akan menyalahkan takdir atas apa yang telah membuat kita harus berakhir. Ini pilihan kita." "Not us, ini pilihan kamu. Aku gak pernah bilang mau berpisah dari kamu." "Jangan egois." "Siapa sebenarnya yang lebih mendefinisikan egois disini? Aku atau kamu?" Air mata telah lama turun dengan derasnya tanpa diminta. Ini jelas buka air mata kebahagiaan, rasa sakit yang timbul menyebabkan sesak yang luar biasa. Seperti butiran pasir yang perlahan akan habis bagaimana pun usaha kita untuk menggenggamnya. Perpisahan memang selalu menyakitkan, bohong jika ada yang mengatakan berpisah itu mudah. "Kelak kamu akan menyadari kenapa aku mengambil keputusan ini. Kita sudah dewasa, bersikap egois bukanlah sesuatu yang patut dilakukan. Dimana pun kita berada atau apapun yang akan kita lakukan setelah ini, kamu berhak tahu kalau aku akan selalu mendukung kamu. Aku berharap kita akan bertemu lagi kelak dengan versi diri kita yang lebih baik." [On Going] Start: 23 Agustus 2024 Finish: - !!GXG AREA!! ♡happy reading♡

More details
WpActionLinkContent Guidelines