Madu (Lengkap)

Madu (Lengkap)

  • WpView
    Reads 1,289,143
  • WpVote
    Votes 40,153
  • WpPart
    Parts 59
WpMetadataReadComplete Thu, Jul 18, 2024
CERITA INI BISA MEMBUAT EMOSI ANDA JUNGKIR BALIK SALTO MENGGELINDING ⚠️ Aisyah harus menghadapi kenyataan pahit ketika suaminya, Arezzo, menghamili adiknya, Asyifa. Hatinya hancur, merasa dikhianati oleh dua orang terdekatnya. Meski terluka, Aisyah dengan berat hati merelakan Arezzo menikahi Asyifa demi anak yang dikandungnya. Namun, dalam keheningan dan kepedihan, Aisyah berusaha bangkit dan menemukan kekuatan untuk menerima kenyataan, sambil mencari cara untuk melanjutkan hidupnya yang runtuh. Akankah ia menemukan kedamaian dan memaafkan, atau terus hidup dalam bayang-bayang luka?
All Rights Reserved
#284
kantoran
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ketabahan Hati Aisyah [Revisi]
  • Asyifa (Terbit)
  • Benthala Gharam
  • Assalamu'alaikum, Mas Azzam !
  • Cinta Azizah
  • AKU (BUKAN) ISTRI SIMPANAN [END]
  • PAGAR TUHAN [TERBIT]
  • Imam Rahasiaku [TERBIT]
  • Moonlight Glow in the Heart [On Going]

Kehidupan rumah tangga memanglah tidak mudah untuk dijalani. Tetapi memiliki seorang suami yang tidak meminta kesempurnaan istri, dan hanya mengharap rida Ilahi, tentu sudah pasti patut disyukuri. Barangkali demikian yang Aisyah rasakan. Di tengah ketidaksempurnaannya, sang suami berjanji atas nama Allah akan terus membersamainya sampai surga. Namun, bukankah kebahagiaan tak selamanya menghampiri kita? Mungkin demikian juga yang Aisyah rasakan. Hari, minggu, bulan, bahkan tahun yang terus bergulir membuat pertahanan Aisyah goyah. Ketika dia datang menjadi penengah di antara mereka tanpa pernah diduga, Aisyah kehilangan arah, semua langkah terasa salah, dan luka pun tidak lagi berdarah. Lalu, sebuah pertanyaan tercipta untuk nasibnya yang cukup malang. Wahai Aisyah, sang Humaira bagi suamimu, bagaimanakah keadaan hatimu? Tabahkan ia menghadapi dunia yang begitu menyiksa?

More details
WpActionLinkContent Guidelines