"Mas Farhan emang kenapa" ucap Dinda yang tangan dari belakang sudah mengambil coklatnya lagi dan melangkah mundur ketakutan , tapi tangan satunya masih dibelakang Akhirnya langkah Dinda langsung diberhentikan oleh dinding "Coklat nya Dinda" ucap farhan dingin dan sangat mengerikan "Gak ada " kata Dinda was was kok tau padahal kan tadi kaya udah percaya "Siniin apa gw yang ngambil secara kasar"kata farhan marah "Yaudah iya nih" mengasihkan coklat itu dan langsung menggeser badan gw di depan dia dengan jantung yang berdegup kencang "Sini ikut gw" ucap Farhan menarik tangan Dinda menuju sofa dan duduk disamping nya "Kan udah gw bilang jangan makan dulu coklat , udah tau gigi nya kaya gitu masih aja keras kepala" ucap farhan Dinda hanya menunduk mendengarkan Omelan Farhan "Denger gw gak" ucap farhan sedikit membentak "Iya , maaf" ucap Dinda yang sudah deg deg an "Gimna coba nikah sama seorang dokter gigi , bahaya banget sama gw karna gw paling suka sama makanan ringan dan makanan manis bisa terancam makanan kesukaan gw iya sih cowok nya ganteng ,perhatian ,dan romantis tapi yang bikin bahaya gimna kalo dia larang gw makan semua yang gw suka karna gak bagus buat gigi gw , ini yang buat gw bingung" ini lah yang gw takutin FOLLOW AKU YAAAA
More details