Rein

Rein

  • WpView
    Reads 11,135
  • WpVote
    Votes 2,472
  • WpPart
    Parts 55
WpMetadataReadComplete Mon, Jan 3, 2022
Ini adalah buku ke 3 dari seri Assassin, sangat disarankan untuk membaca 2 buku sebelumnya untuk mengurangi kesalahpahaman alur.. Kegelapan malam telah menyisakan sebuah penyesalan untuk memejamkan matanya. Rein, mencoba menyelidiki kasus kematian orang tuanya yang masih penuh misteri, meninggalkan trauma dan ketakutan dalam benaknya. Sebagai pewaris tunggal, ia menggantikan posisi ayahnya sebagai raja. Dengan kemampuan yang diwarisi oleh kedua orang tuanya, membuat sosoknya ditakuti. Perjalanan hidup yang diwarnai konflik dan politik licik serta cinta penuh dendam, membangkitkan sosok dirinya yang kejam. Hingga suatu saat ia mengangkat pedang untuk berperang, lagi dan lagi. NB : "Dilarang menyalin cerita tanpa ijin author. Patuhilah undang-undang hak cipta atas sebuah karya."
All Rights Reserved
#165
battle
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Prince Of Ospora
  • Maharaja [Complete]
  • KIDUNG JAYANEGARA: Nyanyian Jiwa yang Belum Usai
  • Tyrant With Villainess
  • Axel Wargenstranger : Fragment Of The Black Pact
  • Sang Panglima (Tamat)
  • Avalon: Pewaris Takhta
  • The Exiled Queen (TAMAT) √

Rumornya, sebagai Pangeran tertua negeri Ospora, Athalaric Ospora termasuk salah satu dari tiga pangeran terkuat di seluruh dunia. Walaupun namanya terkenal, tapi tak ada yang pernah melihat sosok pangeran tertua. Meski begitu, Pangeran yang satu ini memiliki sebuah prinsip yang mungkin terdengar ... Aneh? Ketika di mana-mana para pangeran berebut tahta, Eh ... Pangeran tampan yang satu ini justru memiliki prinsip, "Jadi apapun, yang penting tidak jadi Raja." Tidak ada yang tahu apa alasan Pangeran yang satu itu tidak pernah mau menjadi Raja. Toh, lagian Ospora merupakan negeri yang begitu damai. Setidaknya sang adik masih bisa menggantikannya. Kalau bisa dia, kenapa harus aku? Hingga satu hari sebelum penobatan sang adik, kakeknya kembali bertanya untuk yang kesekian kalinya. Dan seperti dugaan sang kakek, Athala tetap pada prinsipnya yang akan selamanya menjadi "Pangeran". Siapa yang menyangka, jika karena keputusannya itu, membuat kakeknya, sang Raja Agung Ospora, memberinya perintah. Sebuah perintah yang akan merubah seluruh alur cerita hidupnya. "Akan ada masa di mana semua anggota keluarga kerajaan tak bisa mengatasi sebuah masalah." Ucap Arthur. "Ck, kalau begitu kakek tinggal turun tangan saja. Beres. Kakek kan setengah dewa." Celetuk Athala santai. "Tidak. Kali ini kau yang harus menyelesaikan. Ini perintah." "Ospora dalam bahaya."

More details
WpActionLinkContent Guidelines