Melukis Resah Setelah Pisah

Melukis Resah Setelah Pisah

  • WpView
    Bacaan 5,979
  • WpVote
    Undian 2,194
  • WpPart
    Bahagian 40
WpMetadataReadSedang Ditulis
WpMetadataNoticeTerakhir diterbitkan Isn, Okt 18, 2021
Selama 17 tahun hidupnya, Reely hanya memilki ayahnya-satu-satunya insan yang ia punya. Saat kehilangan-kehilangan pahit mulai menghampiri, ia sadar bahwa dirinya harus memperoleh kebahagiaan sendiri. Namun, luka-luka yang belum ia maafkan justru menjadi penghalang keinginannya untuk bahagia. Bersama Rezi, Reely banyak mengerti apa-apa yang sebelumnya telah ia lewati. Lantas, ia pun berjanji akan memperoleh bahagianya sendiri agar bisa menemani sepinya di kemudian hari. Namun, bagaimana jika tujuannya berdamai pada luka-luka justru membawanya pada sebuah kehilangan lagi? *** Start: 10 Mei 2021
Hak Cipta Terpelihara
#8
melukis
WpChevronRight
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

You may also like

  • Lentera Redup {SELESAI}
  • AMORAIGER 2 [COMPLETED]
  • Semua Tentang Luka [ END ]
  • Jika Rumah Bukan Tempat Pulang
  • ECCEDENTESIAST (COMPLETED)
  • Nathalea
  • Aluka (Proses Penerbitan)
  • RUMAH TANPA ATAP 2 (cerita dari pilar yang telah runtuh)
  • LUKA LILY {Revisi}
  • Benalu [Terbit]

Percayalah, ini mungkin adalah kisah paling rumit yang pernah kalian temui. Namanya Alfa, remaja laki-laki yang bahkan baru menginjak bangku sekolah menengah. Ia adalah laki-laki kuat yang tumbuh dengan perlakuan kasar dari kakeknya. Ia adalah laki-laki ceria yang menerima fakta kalau dirinya tidak punya orangtua di usia dua tahun. Ia adalah laki-laki lembut yang dibenci oleh saudaranya sendiri. Ia adalah laki-laki istimewa yang tidak pernah dianggap ada oleh orang sekitarnya, tapi sering dicari kala dibutuhkan. Baginya, luka dan sunyi adalah teman. Menangis adalah salah satu bentuk pelampiasan. Rasa sakit adalah hal yang lebih pantas disembunyikan. Sementara kebahagiaan adalah hal yang nyaris tak pernah dirasakan. Hampir tiga belas tahun ia hidup, Alfa hanya mencoba memahami arti keluarga dan bahagia yang sebenarnya. Hampir tiga belas tahun ia hidup, dan Alfa hanya mencoba untuk mencari tahu alasan semua orang membencinya. Hidupnya seperti lentera yang redup. Harapan-harapan sederhana itulah yang membuatnya tetap setia berpijar. Namun, tidak ada yang tahu hingga kapan ia kuat bertahan. "Hidupku persis sebuah lentera yang meredup. Hanya soal waktu akan mati." Mulai: 1 Juni 2020 Tamat: 10 Juli 2020

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Isi