Alina dan Mahameru

Alina dan Mahameru

  • WpView
    Reads 369
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 11, 2025
Seorang perempuan berusia 35 tahun bernama Alina yang sukses menjadi seorang konsultan politik di Indonesia, ia memiliki lembaga konsultan termahal di negara tersebut. Hingga suatu hari ia menangani seorang klien yang merupakan lawan politik dari orang yang ia kagumi, Mahameru. Seorang politisi senior yang berniat mengubah nasib negeri dengan mengambil alih tampuk kepemimpinan tertinggi.
All Rights Reserved
#6
aktivis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • she is different from the others
  • Alan & Alia
  • STUCK IN THE MOMENT WITH YOU...
  • ALANA : A Stepmother's Journey to Love [ TELAH TERBIT ]
  • [SELESAI] Jika Tidak Denganmu. Maka Tidak Dengan Orang Lain [Season 1 & 2]
  • Alina: Dari Kedai Kecil ke Singgasana Kekuasaan

Hanina Arsela Valeria (Hana), seorang mahasiswi cerdas dan berambisi besar, tidak pernah menyangka bahwa perjalanan ke Hambalang akan mengubah hidupnya, bukan hanya dalam karier, tetapi juga dalam hatinya. Bersama dua sahabatnya, Kaluna dan Evelyn, ia berangkat untuk sebuah misi penting-mempersembahkan ide inovatif mereka kepada Presiden. Namun, takdir mempertemukannya dengan dua pria yang berbeda, tetapi sama-sama mengguncang hatinya. Rajif, sekretaris pribadi Presiden, memiliki ketenangan dan kedewasaan yang membuat Hana merasa dihargai dan diperhatikan. Di sisi lain, ada Teddy, pria yang tiba-tiba saja datang dan sedikit membuat Hana merasa jengkel karena saat mereka beberapa kali bertemu disaat itulah Hana selalu terkejut dengan kehadirannya. Seiring waktu, Hana mulai merasakan tarikan emosional yang kuat pada Rajif yang memberinya rasa aman, dengan setiap tatapan dan kata-kata lembutnya. Sementara Teddy, dengan caranya yang lebih blak-blakan dan sedikit cemburu, selalu hadir di saat yang tak terduga, membuat Hana bingung akan perasaannya sendiri. Di antara ambisi, mimpi, dan perasaan yang semakin rumit, Hana dihadapkan pada sebuah dilema besar. Haruskah ia mengikuti kata-kata orang terdekatnya untuk memilih melanjutkan pendidikannya dengan status baru?

More details
WpActionLinkContent Guidelines