My Brother My Last Parent

My Brother My Last Parent

  • WpView
    Reads 108
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 1, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
"Masa depan adik gue hancur, karena lo! Lo, anak dari, penyebab kematian kedua orangtua gue,sepantasnya hidup lo yang hancur bukan masa depan adik gue". ---- "Mungkin kakak sudah gagal menjagamu,tapi kakak akan berjuang hanya untuk masa depanmu " "Gimana dengan masa depan kakak?" "Tidak penting masa depan kakak,di hidup kakak yang paling penting masa depanmu, yang pernah hancur karena kakak lalai menjagamu sehingga si berengsek menodaimu" Kesalah pahaman yang fatal,hingga menghancurkan Syavina. Sepasang Anak dari keluarga Kaya, yang mengalami perubahan hidup seratus delapan puluh derajat setelah kepergian kedua orangtua mereka,Defra dan Syavina. Defra adalah sosok kakak yang sangat bertanggung jawab kepada adiknya,walaupun ia sempat gagal,karena terlalu sibuk dengan percintaannya.
All Rights Reserved
#72
berdua
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Respirator [Selesai]
  • Behind The Smile (TERBIT)
  • Cakra's Last Embrace. | End |
  • [BL] Sudden Omega
  • Rumah Penuh Cerita
  • Perjalanan Kehidupan Kedua (end)
  • A R S E A N A
  • I'M TALISA
  • Aku Ingin Bercerita
  • Fractured Cheerfulness (On Going)

Proses Pengeditan [B R O T H E R S H I P] Gosipnya menyebar, secepat angin yang membawa dedaunan berguguran. Hampir satu sekolahan sudah mengetahui. Bahkan itu belum diberi keterangan dari pihak yang bersangkutan. Mereka langsung percaya begitu saja. Sagara sudah tahu semua. Soal 'berita' dirinya yang akan dikeluarkan dari sekolah. Itulah alasan mengapa sekarang dia berjalan sendirian, tanpa sang adik. Tadi malam setelah kabar baik dirinya mendapat pekerjaan, mereka bertengkar hebat. Sagara yang tiba-tiba mengeluarkan kalimat tajam. Bahkan dia sendiri mencoba berpura-pura tidak tahu kalau sang adik menahan sakit. Saat itu pikirannya hanya satu, dia memang seharusnya tidak ada, tidak lahir dan mempunyai hubungan dengan Devano. Kalau akhir ceritanya hanya dia yang menanggung sakit ini sendirian. "Bang Gara, jangan nyesel punya adik kayak Devano." Tidak. Sekalipun dirinya tidak dianggap dan diacuhkan, Devano masih tetap adiknya. Dan dirinya, Sagara, tidak akan menyesal terlahir menjadi Kakak Devano.

More details
WpActionLinkContent Guidelines