Lingkar Nafas

Lingkar Nafas

  • WpView
    Membaca 10
  • WpVote
    Vote 5
  • WpPart
    Bab 6
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Jan 2, 2023
WpInfo
Fiksi
Romansa
Kami saling mencintai, namun perbedaan status sosial seolah menolak kami untuk bersatu. Aku anak dari rakyat jelata sedangkan dia dari petinggi kota, jelas saja ditentang habis habisan. "Percaya sama aku, ini satu-satunya cara supaya kita bisa nikah" ucapnya meyakinkanku Ah, persetan dengan dosa, rasa cinta kami seolah mengalahkan segalanya. Dan benar saja, setelah itu kami dinikahkan. Namun ternyata semua belum berakhir, ini adalah awal dari segalanya. Ibu mertuaku, ibu pejabat yang agung dan bermartabat namun begitu licik di depanku. Diam-diam dia tengah membawakan madu untukku. Yang tentunya lebih baik segalanya daripada aku. Apakah suamiku akan menuruti kemauan sang ibu? Atau tetap memilihku?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#35
restu
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Rumah baru untuk Ibu
  • Istri Atau Sarjana [Tamat]
  • Mahaputra's Little Wifey (Revisi)
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • DANDELION (Aku bukan Orang Ketiga)
  • Tak Sengaja Jodoh
  • Still You (END)
  • BYE, MANTAN! (TAMAT)

Akhirnya, apa yang aku impikan terwujud. Aku bisa membangun rumah baru untuk Ibu. Setelah lima tahun lamanya, aku bekerja keras mengumpulkan uang untuk bisa memiliki rumah sendiri. Aku pandang wajah Ibu, terharu ketika pagi itu, kami bawa dari kontrakan, melihat rumah baru. Sebelumnya kami sengaja, tidak memberi tahu ibu, apa maksud kami membawa beliau kesana. Kami, menutup mata Ibu dan Ayah, sambil berjalan tiga meter dari kontrakan. Kami seperti adegan petak umpet. Tidak lama kemudian, kami membuka mata mereka melihat kejutan ini. Kedua Orangtuaku seolah tak percaya, melihat rumah yang lumayan besar dan mewah, model minimalis, tengah berada di depan mata mereka. Dua tahun setelah itu, aku dilamar seorang ustad, yang mana dulu waktu kecil ibu, sering membantunya, waktu ia kehilangan kedua orangtua, sengaja membiarkannya karena mereka sibuk dengan dunia masing-masing. tak ku fikirkan lagi David yang hilang, dan tak ku hiraukan kabarnya lagi, ibaratkan hilang ditelan bumi, entah kemana. Yang ku ingat adalah rasa sakit yang menyayat hatiku sampai sekarang. menjelang ku bertunangan, tanpa disengaja kami bertemu lagi, disebuah tempat. Aku heran, melihat pandangannya padaku, berbeda. yang mana, dia melihatku penuh haru dan penyesalan, atas perbuatan buruknya kepadaku, dia tak tahu waktu itu, aku difitnah oleh salah satu karyawan kantor yang tidak suka padaku.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan