Please Stop. It's So Hurt!

Please Stop. It's So Hurt!

  • WpView
    Reads 9,527
  • WpVote
    Votes 799
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadMatureComplete Fri, May 13, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Kedatangan Eunbi ke Negeri Big Ben ini justru membawa malapetaka besar dalam hidupnya. Rela meninggalkan Korea Selatan tanah kelahirannya demi mencari kehidupan yang lebih baik justru membawanya pada lubang hitam penuh kesengsaraan. Niat awal yang ingin menumpang hidup dirumah sang bibi kandung untuk mengadu nasib justru membawanya hanyut dalam lubang hitam yang dibuat oleh Jungkook selaku adik ipar dari bibinya. Selain harus memberi kehidupan untuk kedua orang tua dan dua adiknya yang jauh di belahan bumi Asia Korea, Eunbi juga harus melayani nafsu bejat sang adik ipar bibinya tanpa kenal waktu. Kebejatan Jungkook memang tiada habisnya, bahkan disaat Eunbi merasa tidak sanggup lagi, Jungkook lagi lagi memaksanya terus menerus tanpa henti. Mampukah Eunbi bertahan di Negeri penuh kesakitan ini? atau akankah dirinya kembali ke negeri asalnya dengan kondisi yang jauh dari kata baik?. Dan akankah Jungkook melepaskan Eunbi dengan mudahnya? sementara dirinya mulai menyadari benih benih cinta itu mulai tumbuh untuk wanita muda itu. Inilah kisah Eunbiana Roseline dan Jungkook Alexander Gibraham dengan segala konflik yang mereka ciptakan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Diary the Jungie Family; How did This Family Begin? [TAEKOOK•AU]
  • Painting Of 6 Women
  • Unspoken Love
  • Necessary✅✅(jikook/minimoni)
  • Meaning Of Love (𝐬𝐢𝐧𝐤𝐨𝐨𝐤)
  • wrong time  [ TAMAT ]
  • OUR STORY (𝐬𝐢𝐧𝐤𝐨𝐨𝐤)
  • [✓] For You J | Jungkook & Taehyung (SELESAI)
  • Mr. Cookies vs Miss. Dubu ✔
  • YDKM SEASON 2 (my little happiness) TAMAT

"Thank you for being a cherished chapter in my journey, and thank you for graciously including me in the beautiful story of yours." *** 19 tahun usianya kala itu saat desakan keluarga dan keadaan mengharuskannya untuk pergi dari rumah dan mempertanggung jawabkan atas kesalahan yang dia lakukan bersama dengan prianya. Keberkahan yang dilabeli tittle salah karena tak sengaja mengizinkan satu nyawa kecil untuk tinggal didalam perut. Tidak mudah. Susah. Guncangan besar baginya diusia muda karena dituntut untuk mengurusi keluarga itu membuat dia seperti mendapat kejatuhan hingga dia tenggelam dalam lautan tanggungjawab jawab besar. Membesarkan bayi itu tidak mudah. Merawat nyawa kecil yang berisik setiap saat itu tidak mudah. Menjadi ibu muda itu tidak mudah. Mengorbankan banyak mimpi dan hidup dalam hunian dengan nama keluarga baru yang sedang berusaha mekar juga tidak mudah. Tetapi di atas segala ketidakmudahan yang mengikat selalu saja ditemukan, dirasakan, dan didapati bagaimana alirasan perasaan hangat setiap kali dia melihat bagaimana prianya dan bayi kecil itu tersenyum dan memanggil dirinya kompak dengan sebutan; rumah. Sampai akhirnya dia bisa lepas dan ringan mengakui bahwa memang seperti inilah jalan hidup yang harus ditempuhnya. Seperti ini alur garis takdir-takdir Tuhan yang diperuntukkan untukknya. Membina keluarga lebih awal yang awalnya tak dia inginkan, malah seiring waktu berkembang menjadi keluarga besar yang banyak menebar hangat dan kebahagiaan untuk banyak orang. Start: 150723 End: 170923

More details
WpActionLinkContent Guidelines