Ordinary World "Dunia Biasa"

Ordinary World "Dunia Biasa"

  • WpView
    Letture 42
  • WpVote
    Voti 38
  • WpPart
    Parti 1
WpMetadataReadPer adultiCompleta ven, apr 23, 2021
WpInfo
Narrativa
Storie d'Amore
Manusia biasa yang Hidup didunia biasa Hidup biasa-biasa saja seperti orang biasa dan bukan siapa-siapa Catatan : "Jalani Hidupmu Selagi Masih ada (Hidup. Syukuri setiap Momen berharga yang masih ada. Siapkan diri untuk menghadapi tantangan hidup yang akan menghampirimu. Lapangkan hati (Ikhlaskan) segala apa-apa yang sudah terjadi dan berlalu. Bertahanlah untuk Hidup. Perbaiki semuanya menjadi lebih baik sebelum semuanya terlambat/berakhir (sisa waktu hidupmu habis/Before It's to late/Before all's come to an end)"
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah
  • Protection
  • DIARY AURIN(TAMAT)
  • Learning in Progress (Boboiboy x Yaya)
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • ZURIEL [LENGKAP - TERBIT] ✔
  • Story of My Life (Kelesah)
  • The High Class

Hanya menuang segala kata dalam hiruk-pikuk kehidupan-merekam apa yang lewat, menuliskan apa yang terlintas, tanpa janji akan kedalaman atau kebijaksanaan. Tidak ada urgensi untuk menjelaskan, tidak ada kepentingan untuk dipahami, sebab dunia sudah penuh dengan orang yang mengira dirinya tokoh utama. Kata-kata berdiri sendiri, mengalir mengikuti arus yang tak selalu jelas arahnya, seperti rapat yang seharusnya bisa diselesaikan dengan satu email. Kadang tajam, kadang datar, sering kali hanya sekadar ada, mengisi ruang seperti iklan yang muncul di saat paling tidak dibutuhkan. Kadang melankolis, kadang sinis, kadang seperti bercanda tapi ternyata menyelipkan sesuatu yang dalam. Hidup ini kadang absurd kadang, ah sudahlah-namun makna di dalamnya juga sering lewat tanpa permisi. Saya pun sadar, tidak semua orang punya waktu untuk membaca sesuatu yang mungkin hanya sekadar refleksi seseorang yang terlalu banyak diam di pojok ruangan, mengamati bagaimana orang-orang tertawa, menangis, lalu pura-pura lupa bahwa mereka pernah melakukan keduanya. Tapi tenang saja, saya tidak akan memaksa Anda untuk membaca sampai selesai-membaca separuh lalu berpikir, "Ah, ini mah nggak masuk akal," juga merupakan bagian dari perjalanan menemukan makna, bukan? Maka, jika pada akhirnya tulisan ini lebih mirip tumpukan halaman tugas yang ditunda dikerjakan sampai tenggat waktu atau coretan iseng di pinggir buku catatan kuliah yang berakhir lebih eksistensial dari esai akademik-saya tidak akan terkejut. Seperti manusia yang mencari hiburan, semua tulisan ini juga mungkin sedang mencari pembacanya yang tepat, atau setidaknya, seseorang yang cukup penasaran untuk bertanya, "Ini cerita isinya apa sih?" sebelum akhirnya menguap dan kembali membuka media sosial. Jika Anda menemukan sesuatu yang berharga di dalamnya, anggap saja saya sedang beruntung. Jika tidak, ya, setidaknya saya sudah menyumbang satu tulisan lagi ke alam semesta ini.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti