Ordinary World "Dunia Biasa"

Ordinary World "Dunia Biasa"

  • WpView
    Reads 42
  • WpVote
    Votes 38
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureComplete Fri, Apr 23, 2021
Manusia biasa yang Hidup didunia biasa Hidup biasa-biasa saja seperti orang biasa dan bukan siapa-siapa Catatan : "Jalani Hidupmu Selagi Masih ada (Hidup. Syukuri setiap Momen berharga yang masih ada. Siapkan diri untuk menghadapi tantangan hidup yang akan menghampirimu. Lapangkan hati (Ikhlaskan) segala apa-apa yang sudah terjadi dan berlalu. Bertahanlah untuk Hidup. Perbaiki semuanya menjadi lebih baik sebelum semuanya terlambat/berakhir (sisa waktu hidupmu habis/Before It's to late/Before all's come to an end)"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • ZURIEL [LENGKAP - TERBIT] ✔
  • 𝐃𝐈𝐀𝐍𝐓𝐀𝐑𝐀 𝐊𝐄𝐁𝐄𝐍𝐂𝐈𝐀𝐍 [✓]
  • Protection
  • Story of My Life (Kelesah)
  • Setulus Rasa Untuk Kehidupan
  • pengendali hati
  • 𝓐𝓴𝓾 𝓢𝓮𝓵𝓪𝓵𝓾 𝓜𝓮𝓶𝓪𝓷𝓭𝓪𝓷𝓰 𝓛𝓪𝓷𝓰𝓲𝓽 𝓑𝓲𝓻𝓾 𝓘𝓽𝓾
  • Rahasia Boboiboy Gempa
  • 𝐃𝐀𝐃𝐃𝐘 [𝐇𝐄𝐄𝐇𝐎𝐎𝐍 𝐀𝐑𝐄𝐀]

"Semelelahkan apapun hidup, tolong jangan mati di tangan sendiri." ______________________ "Aku nggak mau ngerasain mentalku kembali hancur berantakan hingga rasanya hampir mati hanya karena cinta. Itu sebabnya, aku selalu takut untuk jatuh hati lagi." Ya, Ditha Aquila selalu takut kembali dibuat terluka sampai tak sadar bahwa ia sudah jadi sumber luka bagi Juna Pradirga. Lihatlah pada kebodohan yang ia buat. Takut ditinggal pergi, tetapi menomorsatukan ego dan gengsi. Ingin diyakinkan, tetapi tak pernah memberi kepercayaan. Mengharapkan yang serius, tetapi memutuskan hidup dalam hubungan tanpa status. Lebih dari ketakutannya untuk kembali dilukai, Ditha percaya bahwa orang yang mentalnya tidak stabil memang tak pantas untuk dicintai. Sebab bagaimana mungkin ia mencintai raga yang lain saat dirinya sendiri masih seringkali ia sakiti? Biar aku bertanya, apa yang akan kau putuskan jika seseorang datang pada saat luka masa lalumu belum sepenuhnya hilang? Memilih menerimanya? Atau justru, menolak kehadirannya dengan dalih sakit hatimu yang belum pulih? Keduanya sama-sama berisiko. Namun, kita selalu bisa memilih, risiko mana yang akan kita ambil. "Dan salah satu cara paling mudah untuk mencintai diri sendiri adalah dengan berhenti sejenak mencintai orang lain." PERINGATAN ⚠ Cerita ini bertemakan mental health. Pada beberapa part mengandung konten sensitif seperti adegan kekerasan fisik, self harm, hopeless, trust issues, dan suicidal thoughts. Publish : 1/09/2021 - 25/12/2021 Revisi [ New version ] : 19/02/2023 - Rank : #2 in puisi [04/10/22] #3 in quotes [30/11/23] #1 toxic relationship [31/07/22] #1 trustissue [28/08/22] #1 loveyourself [09/08/2

More details
WpActionLinkContent Guidelines