Policeman

Policeman

  • WpView
    Reads 114,602
  • WpVote
    Votes 7,130
  • WpPart
    Parts 58
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 24, 2025
"Genk sebelah ngajak ribut, gas" Yang barusan berbicara bernama Elang, Elang anak tunggal yang kehidupan keluarganya tidak seberuntung anak anak di sekolahnya. Elang sendiri juga merupakan ketua Dari kelompok Sekumpulan remaja bernama Peweduludek, yang berarti Pelindung Warga dari Keributan. Banyak warga setempat yang memanggil mereka dengan sebutan gangster. Tapi, Elang selalu menyangkal semua orang yang menyebutnya KETUA GANGSTER. Mereka yang membereskan kelompok-kelompok yang ingin ribut didaerah markasnya. "ANGKAT TANGAN KALIAN SEMUA" Yang baru menembakan peluru ke udara namanya Pak Jendra, Pak jendra ini komandan polisi yang tengah berpatroli malam malam di daerah markas elang. "Mana ketua kalian?" "Cantik.." Diharap tidak salah lapak karena cerita sesama jenis. hanya cerita fiksi jangan dikaitkan kedunia Nyata. Latar berdasarkan imajinasi pembaca karena tidak ada keterangan tempatnya. Update ga tentu. Kalau ada kesalahan kata atau kalimat silahkan bilang dikomentar🙏🏻 Jika ada kesamaan pada cerita mohon dimaafkan karena saya tidak tahu, dari pemikiran otak saya bercampur dengan salah satu komik.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • President's Wife
  • Heyu : Second Gear
  • GUMI [Completed]
  • El and Jerganio (End)
  • Kamu Hanya Milikku
  • Skyline Marriage
  • 𝐇𝐈𝐒 𝐒𝐖𝐄𝐄𝐓𝐒𝐔𝐆𝐀𝐑
  • The Cold Ceo's Hidden Heir

Dewandra telah memantapkan hati untuk tidak pernah menikah. Selama 25 tahun, ia mengabdikan hidup sebagai tentara setia demi melindungi negara. Hingga di usia 41 tahun, ia diangkat menjadi pemimpin tertinggi-menyandang status RI 1. Dua tahun menjabat pasca-lengsernya sang ayah yang merupakan Presiden ke-8, Dewandra tetap tak sedikit pun terusik oleh bayangan pernikahan. Namun, takdir rupanya punya rencana lain. Pada perayaan Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2025, matanya tak sengaja menangkap sosok gadis berkebaya putih dengan kain batik merah. Rambutnya tergerai indah, dihiasi senyum manis yang menawan. Meski hanya tatapan sekilas, wajah itu seolah tertanam permanen dalam ingatannya. Gadis itu adalah Natasha Aira Van-dijk Chandramukhti-putri tunggal dari salah satu menteri di kabinetnya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines