PILU MEMBIRU

PILU MEMBIRU

  • WpView
    Reads 40
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 4, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
"Dek", kulihat sebuah senyum yang menenangkan menyapa diujung sudut putih itu. Aku merasakan sebuah sedikit ketenangan ketika melihat senyumnya, bagaimana tidak, itu seakan-akan aku sedang menatap nya secara langsung. "Abanggg! Sudah sehat ya! Nggak sakit lagi?", kataku sambil menangis ketika melihat mu sedikit perlahan menghilang. Deg, semua tiba-tiba menghitam. Aku tersadar dari tidurku, dan berdoa bahwa kamu memang sedang baik - baik saja.
All Rights Reserved
#14
kehilanganmu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rohis Love Location #WATTYS2019
  • HIJRAHKU
  • Antara Hati dan Iman ✅
  • senja di matamu
  • TOGETHER
  • Dia Kahfa (Revisi)
  • Ikhtiar Cinta
  • Kekasih Surgaku
  • Imam dari Sepertiga Malam

Pria itu tampak tersenyum tipis. "Aku tidak tahu, tapi aku sungguh tidak menyukai itu. Aku dekat denganmu hanya sebatas karena rekan kerja saja, sama seperti aku dengan Aara. Bahkan aku rasa aku lebih dekat dengan Aara. Tapi apapun alasan mereka mengatakan aku mempunyai hubungan denganmu, aku sangat berharap kalau kamu mempunyai pikiran sesuai apa yang aku harapkan. " Dia menarik napasnya panjang lalu membuangnya. "Aku harap kamu juga seperti aku. Aku menganggapmu sebagai rekan kerjaku, dan kamu pun begitu, menganggapku hanya sebagai rekan kerjamu. Jangan merasakan apapun padaku melebihi batas itu. Aku harap, kita tidak terjebak dalam rasa yang tidak seharusnya timbul, Nafsiyah." Karena cinta tak selamanya berwarna merah jambu. Adakalanya kita harus merasakan pahit dan kelamnya warna kelabu. Tapi nikmati saja, luka yang seolah tak berujung ini bisa jadi akan aku rindukan suatu saat nanti. Karena pada saat itu, setidaknya aku masih bisa bersamamu. Ilyasa Khalifatul Kahfi

More details
WpActionLinkContent Guidelines