Dilema Skandal Video

Dilema Skandal Video

  • WpView
    Reads 5,072
  • WpVote
    Votes 256
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 24, 2021
Cerita Ini merupakan asli dari buah pikiran saya sendiri yang sebagian terinspirasi dari kejadian-kejadian yang saya lihat. Bila ada kesamaan nama tokoh dan latar mohon dimaklumi. * * Betapa hancur hati Mika Maharani, wanita berusia 30 tahun itu mendapati sebuah video tak pantas suaminya yaitu Topan Rahardian, dengan wanita lain. Dunianya terasa runtuh saat itu juga, jelas adegan tersebut telah menghantam hatinya dengan sangat kuat. Menghancurkan impiannnya, membuat ia rasanya tak mampu menghadapi masa depan pernikahan yang telah mereka jalin selama delapan tahun lamanya. Bagaimana Mika akan menjalani semua ini selanjutnya? Saat ia harus memilih untuk berpura-pura tidak tahu dan mempertahankan pernikahan demi anak mereka atau ia harus pergi dengan rasa kecewa yang menghujam seluruh hatinya dengan begitu dalam.
All Rights Reserved
#103
dilema
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pengantin Bayangan (SELESAI)
  • The Gooddes Of Love (Naruto OC) END
  • Kebenaran Rindu
  • Dunia Selalu Ingin Bercanda
  • Saujana Sandyakala ~ Completed
  • Dendam Cinta Sehati
  • Gairah Terlarang Karena Ceritamu
  • BYE, MANTAN! (TAMAT)
  • DIALOG TIPIS
  • Narasi patah hati

(BOLEH FOLLOW SEBELUM BACA!!) *** Sempurna. Itu adalah satu kata yang menggambarkan dirinya. Tampan, mapan, tidak banyak bicara, protes, atau bahkan menolak semua keinginanku. Apa pun yang aku katakan, dia akan selalu mengangguk dan melakukannya. Bahkan mungkin saja--sekalipun dia tidak menyukainya. Dia akan tetap melakukannya. Itulah kenapa aku selalu menyebutnya sebagi suami sempurna. Aku tidak pernah tahu isi hatinya. Tapi karna aku tidak tahu isi hatinya, aku takut mencari tahu. Kami menikah bukan atas keinginannya, tapi di luar itu, dia berusaha keras untuk melakukan kewajibannya sebagai suami yang aku inginkan. Padahal, yang aku inginkan adalah dia bisa bersikap layaknya suami pada umumnya. Menolak ketika tidak suka, atau bertengkar dengan sesuatu yang kadang membuat kami tidak nyaman satu sama lain. Setelah itu berbaikan dan kembali bersikap biasa-biasa. Bukankah perdebatan-perdebatan kecil dalam rumah tangga itu biasa? Lalu kenapa dia tidak bisa? Sampai satu hal yang aku takutkan benar-benar terjadi. Karna nyatanya, dia tidak menginginkanku. Aku hanyalah Pengantin Bayangan di sini. Menggantikan seseorang yang tak bisa dia miliki.

More details
WpActionLinkContent Guidelines