KABUT ASA

KABUT ASA

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 24, 2021
Terdengar helaan nafas dr ujung lorong sekolah yang sunyi. Helaan nafas yang di keluarkan dr mulut mungil bersamaan dengan asap mengepul. Wanita elok semampai yang menggunakan seragam ketat dan rok diatas lutut itu merokok dengan membuang nafas yang terdengar begitu jengkel. Veddira, ya nama perempuan tersebut. Veddira yang berarti "hadiah dari Tuhan", namun dam hidupnya tidak ada yg menerimanya sebagai hadiah. Levi Achkerman, cowok blasteran yang suka Veddira dan satu satunya yang bisa kuat menghadapi keras nya hati dan otak Veddira.
All Rights Reserved
#589
kisahkasih
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Maina & Maxim
  • Ar'Gatha (selesai✔)
  • Bisnis Jalan Perasaan Nyasar [BL]
  • Cool BadBoy(proses Revisi)
  • MY BAD BOY [END]
  • Edgar : Between Chaos and You
  • Angry Birds dan Shaun The Sheep
  • Dari Nadya Menjadi Salsa Bersama Aidyn

Katanya aku manis. Polos. Bidadari tanpa sayap. Lucu ya, betapa mudah manusia jatuh cinta pada ilusi. Aku cuma belajar satu hal dari hidup: jadi korban itu menyakitkan. Tapi terlihat seperti korban-itu kekuatan. Kau tahu rasanya dipeluk oleh keluarga yang bukan milikmu? Dicintai, dimanja, lalu diam-diam disamakan dengan bayangan yang tak pernah bisa bersinar sendiri? Aku tidak minta dunia ini adil. Aku cuma ingin mematahkannya, seperti mereka mematahkan aku. Dan Maxim? Kakak sempurna yang dulu mengusap rambutku-sekarang kusebut nama dengan gigi terkatup. Dia pikir aku masih gadis kecil yang diam-diam naksir bayangannya. Padahal, sejak dulu aku ingin menghancurkannya, atau membuatnya bertekuk lutut. Tapi tenang, ini bukan kisah cinta. Ini kisah tentang dua luka yang tumbuh di tempat yang salah. Aku adalah hasil sampingan dari dunia yang katanya indah. Dan sekarang aku kembali-bukan untuk pulang, tapi untuk menyulut kebakaran terakhir.

More details
WpActionLinkContent Guidelines