Keysha Arsyana

Keysha Arsyana

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 14, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Yang aku tahu tidak semua masa lalu harus kita ingat. Ada kalanya kita perlu melupakan hal hal yang menyakitkan. Menjadikannya sebuah pelajaran agar tak ada yang dapat terulang di masa depan. Meskipun bekas luka tak sepenuhnya hilang. Tapi aku tidak ingin berakhir dengan takdir yang menyakitkan dan menyedihkan. Aku akan hidup menjadi diriku sendiri dengan semestinya. Tanpa peduli apa yang mereka katakan dan lakukan terhadapku. Prinsipku akan tetap sama.
All Rights Reserved
#816
destiny
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hopeless
  • Strong Girl Michella (END)
  • Remember I LOVE U
  • You Are Not Alone (Slow Update)
  • STORY KEISHA (TAMAT)
  • Strong Girl [TELAH TERBIT]
  • Remember Me As A Time of Day✅
  • Cerita Tentang Kita
  • My Heartbeat
Hopeless

[COMPLETED] "Whoever told you that life would be easy, I promise that person was lying to you." --Kondisi dimana tidak memiliki ekspetasi tentang hal-hal baik yang akan terjadi dan juga kesuksesan di masa mendatang. [Definition of Hopeless] Apakah ini tentang kisah cinta masa remajaku? Astaga, bahkan aku tidak yakin tentang cinta itu nyata. Yang aku tahu hanya luka dan luka. Itu saja. Tangisanku bukan tangisan patah hati, lagipula perasaanku sudah mati. Jiwaku diasuh oleh sepi, hingga teman terbaikku hanya rasa sendiri. Setidaknya aku punya mereka, orang yang mengajariku bahwa aku tidak sendirian. Meskipun ada kalanya aku menyerah dan pasrah. Apakah akhir ceritaku ini bahagia? Apakah aku akan terus berkawan dengan tangisan, hingga aku lupa cara untuk mencari kebahagiaan? Aku hanyalah satu dari ratusan orang yang sakit secara jiwa, aku bersahabat dengan sesuatu yang mereka sebut depresi. Hingga yang kukenali hanya keputusasaan pada masa depan diri sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines