Si Uco
  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 9, 2024
Siapa sih yang gak kenal Uco.. remaja unik bermata belo yang selalu dibingkai kacamata bulat, kang gibah terupdate plus habbit ter-badnya kalo minjem barang milik insan manapun pasti gk pernah balik alias tinggal nama.. Iya, dia Uco. si kecil² cabe rawit, pelopor dan penggerak kelompok anak minus akhlak-dari komplek Kenisa {nama kompleknya doang mulia,tapi isi rakatnya syaiton semua:')}... ...Skuy intip kisah Uco dan kawan² dajalnya dalam mengarungi keradnya hidup[ Hun : mehh><] "Ibu-ibu harap tenang!!... Nih uco bawa bahan bagus...topiknya si Wowo,anak mpok Sur !! Jadi nih kan,kemaren.........". bla bla bla....~Uco si mulut lemes
All Rights Reserved
#859
itzy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hate Me Past, Not Now
  • My Evil Girlfriend (End)
  • My Tetangga My Friend [LENGKAP]
  • waketos ¦ lty
  • my second life (shinbi house x readers) (Revisi)
  • KOST SKANDAL
  • Ratapan seorang JONES!
  • Chaotic Family ( Oneus Purple Kiss )
  • [ BL ] Aku adalah Anak yang Malang. [Berhenti]

Kegilaan ini terjadi begitu saja, saat keluarganya memaksa Lara pulang untuk mengeklaim warisan yang di tinggalkan oleh orang tuanya karena meninggal akibat kecelakaan. Itu semua di luar prediksi, teman Lara pun kaget Karena wanita itu malah berpesta liar di bar bahkan sebelum seminggu kematian orang tuanya. "Lo bener-bener gila!" Lara, "I'am." "Lo kesini cuman ngambil warisan, dan lo gak keliatan berduka. Gak usah jauh-jauh berduka, lo bahkan gak repot ngedrama sedih di pemakaman. Lo--ah! Ini bikin branding lo jelek dimata semua orang," "Gue bukan owner skincare!" "Out of the topic, bitch!" "I don't fucking care, pusing amat mikir reputasi. Gimanapun gue, gak ngaruh juga, they still hate me. Jadi percuma pencitraan, yang ada rugi tenaga gue!" "Durhaka banget jadi anak, gitu juga orang tua lo!" Lara tidak peduli, kembali meminum sloki di tangannya, "Anak mereka 'Dia' doang, sejak kapan gue jadi anak. Jadi, stop gue gak mau bahas apapun lagi, it's time to party!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines