SARGARA
  • WpView
    Reads 91,920
  • WpVote
    Votes 5,685
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 10, 2021
Orang mah hobi berenang kek, nyanyi kek, ini malah hobi selingkuh. Dia Sargara, cowok brengsek sekaligus play boy cap kaki tiga. Dia bukan ketua geng motor, ketus osis, atau bahkan cowok dingin seperti di novel-novel pada umum nya. Ia hanyalah pria biasa dengan segala keangkuhan nya. Mempunyai tampang yang hampir sempurna, membuat Sarga tak mau menyia-nyiakan wajah tampan nya untuk menarik perhatian para wanita di luar sana. Shena, gadis yang sudah menjadi kekasih Sarga selama satu tahun lama nya. Tapi siapa sangka, satu tahun bersama Sarga, malah membuat hidup nya seperti terkurung dalam jeratan penjara. Tersiksa dan terkekang. Tersakiti dalam batin dan fisik. *** Aku pergi. Menghindari keterpurukan yang kamu berikan. Dan meninggalkan kebahagian dari mu yang tak pernah aku rasakan. Selamat tinggal. My Bastard. ©peachy_dday Start : Finish :
All Rights Reserved
#477
brengsek
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SOLITUDES
  • Teen Unplanned Pregnancy
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • Pelangi [COMPLETED]
  • RAGARA [ on going ]
  • GLANCE
  • Lump In your Troath [PROSES REVISI]
  • ARDHANI [ On-going ]
  • GRIZELLE [Completed]
  • Aku Mencintaimu Seperti Hujan Yang Jatuh Ke Bumi
SOLITUDES

Highest rank: #1 in Fiksiremaja #1 in Cerita #3 Pregnant #5 teenfiction #8 in Benci #8 in Pregnant #10 in SMA #10 in Remaja [DISARANKAN UNTUK FOLLOW AUTHOR TERLEBIH DAHULU, AGAR PEMBACA TAHU PENGUMUMAN TENTANG CERITA INI] ---- Malam itu, membuatnya membenci dirinya sendiri. Malam itu, malam terburuk baginya. Mengakhiri hidup adalah salah satu jalan baginya. Rasa benci yang sangat besar, membuatnya merasa kesepian. Ingin ia memutar waktu, untuk tidak menemuinya malam itu. 'Selalu menganggap diriku kotor, adalah sebuah kebiasaan.' - Gianna Pristin Dirgantara - ---- Kesalahan besar telah ia perbuat. Tantangan konyol yang membuatnya terjebak. Rasa penyesalan semakin tumbuh dalam dirinya. Lelah sudah ketika ia semakin tenggelam dalam penyesalan yang dalam. Kata maaf tidak pantas untuk ia ucapkan. 'Menyakitinya adalah kebiasaanku.' - Arthur Julian Wijayanto - ---- DON'T COPY MY STORY!!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines