Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.
Long Wait

Long Wait

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 8, 2021
Siapa yang tahu, sejak 13 tahun lalu, Thalia sudah dan selalu hanya mencintai seorang lelaki. Janji yang diucapkan Ghifari di taman kanak-kanak menjadi awal dari penantian panjang Thalia, mengira - ngira bila sosok spesialnya kembali datang dan mengingat kenangan yang polos dan naif itu. Namun apa yang bisa diharapkan dari sebuah janji seorang anak berumur 4 tahun? Kapasitas ingatan manusia yang terbatas, tampaknya dapat menjadi alasan mengapa Ghifari melupakan janji yang ia buatkan untuk gadis itu. Usai 13 tahun penantian, sanggupkah Thalia mempertahankan perasaannya yang tak berujung?
All Rights Reserved
#899
childhood
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Bleeding Lady [completed]
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • dia yang menetap sebentar (selesai)
  • BELUM USAI | NA JAEMIN [ENDING] ✓
  • Come To Me (Slow Update)
  • The Last Destination (TAMAT)
  • AFKARA [END]
  • Hujan di Langit Aresta
  • The Blooming Lady [completed]

Ia tak pernah meminta hidup yang sunyi. Namun sejak kecil, ia diajari bahwa diam adalah satu-satunya cara untuk bertahan. Seorang perempuan dinikahkan oleh ayahnya dengan anak angkat yang tak pernah merasa memiliki siapa pun. Pernikahan mereka bukan tentang cinta, melainkan tentang kewajiban, dendam, dan luka yang diwariskan tanpa permisi. Laki-laki itu tak pernah mencintainya. Bahkan, tak pernah mencoba. Yang ia lihat hanyalah sosok yang mewakili masa lalu yang ingin ia lupakan, bayangan dari keluarga yang membuatnya merasa asing seumur hidup. Malam-malam perempuan itu dipenuhi dingin. Bukan hanya dari tubuh yang menjauh, tapi dari kemarahan yang tak ia pahami. Namun dalam sunyi yang dipaksakan, ia tetap bertahan. Mencoba belajar mencintai dalam diam. Menanti entah untuk disembuhkan, atau perlahan dilenyapkan. Kisah sunyi tentang hati yang tak pernah dipilih, dan luka yang terlalu dalam untuk disuarakan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines