Carving of destiny

Carving of destiny

  • WpView
    LETTURE 167
  • WpVote
    Voti 29
  • WpPart
    Parti 7
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione ven, apr 30, 2021
Ikhlas adalah kata yang mudah untuk diucapkan, tapi sering kali sulit untuk kita terapkan. - Keira tak pernah menyangka di umur ke duapuluh satu ini dirinya akan dilamar oleh seseorang yang tak pernah terlintas dalam otak cantik nya untuk menjadi pasangan hidup nya, meskipun dirinya diam-diam mengagumi sosok ini . - Arga Dani Pratama etah keberanian dari mana akhirnya ia dapat mengutarakan niat baiknya untuk melamar adik dari sahabatnya sendiri, yang selama ini dirinya diam-diam perhatikan dan kagumi. - Bagaimana kelanjutan kisah Keira dan Arga?
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • When You Wish Upon a Star
  • R E T A K  (TAMAT-SUDAH TERBIT)
  • CLARA
  • Meneroka Jiwa 2
  • MY HOPE IS YOU (END)
  •  Mengikhlaskanmu Di Ujung Senja (PROSES REVISI)
  • Narasi patah hati
  • Awal Bertemu Denganmu  COMPLETED ✔

❝Keputusan berat yang harus aku ambil, demi menjagaku juga menjagamu adalah menjauhimu. Bukan karena benci, tapi karena aku mencintaimu. Semata agar kau dan aku tidak terjerumus dalam syahwat yang hina.❞ Begitulah kutipan tulisan yang aku tulis dan kutujukan untuk seseorang, cinta pertamaku. Assalamu'alaikum ... aku Rania Andinadya. Jika kamu bertanya kisah ini mengisahkan tentang apa ... ini tentang perjalananku dalam menemukan hingga harus belajar mengikhlaskan cinta pertamaku. Aku, begitu mencintai dia. Namun anehnya, aku sama sekali tidak pernah berani mengungkapkan perasaanku padanya. Sampai suatu masa, ketika cintaku mulai terbalaskan, hidayah-Nya perlahan-lahan mengetuk pintu hatiku. Aku pun menyadari, aku dan dia tidak seharusnya sering berinteraksi, demi menghindari syahwat yang hina. Meski telah berhijrah, cintaku kepadanya masih sama. Dalam diam, aku tetap mencintai dan mendo'akan kebaikan untuknya. Tapi, siapa sangka takdir malah berkata lain. Setelah menjauhinya sebab cinta, ia telah menemukan pujaan hatinya. Lantas aku berusaha mengikhlaskan, meskipun ikhlas adalah suatu hal yang teramat pelik. Dan satu pertanyaan terus mengusik pikiranku ... mampukah aku mengikhlaskannya?

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti