PIKIR (Special on Ramadhan)

PIKIR (Special on Ramadhan)

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 2, 2021
Seseorang memanggilku dengan keras dari belakang. Tanpa berpikir panjang gue langsung menuju arah suara itu berada. Semakin gue melangkah mendekati suara itu, Suara tersebut semakin datang dari arah mana saja. Gue hanya diam menutup telinga. Bertekuk lutut sambil memejamkan mata. Suara itu menghilang dalam sekejap. Ketika mata ini terbuka sedikit. Ada seseorang yang menunjuk ke arah gue. Lalu dia menghilang. Gue merasa bingung apa maksud seseorang itu menunjuk ke arah gue. Gue melihat sekitar gue, tidak ada siapa siapa. Seketika ada tangan yang menyentuh kepala gue dari depan. Lalu ada suara yang membisik ketika tangan itu bersentuhan dengan kepala gue. "Disini letak kesalahanmu". Sesudah itu tangan yang tak dikenal itu seketika hilang dan melebur dengan angin yang berlalu. Gue hanya terdiam. Lalu bertanya, "Ada apa sebenarnya ini?"
All Rights Reserved
#891
anakmuda
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • ALVARO S1
  • Di Balik Nama Zella
  • Who Make Me Fall [Revisi]
  • THE SECOND ENDING [END]
  • IN HEART
  • Lain Dunia (Tamat)

"apa yang lo lakukuin?" tanya Rara dengan darah yang mengalir bercampur dengan air hujan "membunuh mu agar semuanya kembali pada saya" kata seseorang tersebut dengan seringaian yang menurut Rara lucu "ahh musuh ayah rupanya, beruntung banget gw yang jadi korban, selamat Lo berhasil, maafin kakak ya, kakak ngga bisa nemenin kalian main lagi, selamat tinggal adik adik kakak" setelah mengatakan itu Rara pun jatuh dan langsung menghembuskan nafas terakhirnya "berhasil" kata seseorang itu dan langsung meninggalkan Rara dengan lumuran darah yang kemana mana disisi lain "aku mohon jangan lakuin itu, sakitt" kata gadis manis yang sedang menahan sakit dan tangis nya. ______________________________________________________________________________________________________________ "bodoh sekali kalian ini, kalau mau culik tuh jangan basa basi bego, langsung dekeb bawa ke mobil jangan kebanyakan cing cong kalau kerja kalian kek gitu yang ada mangsa kalian kabur" ucap Rara menasehati "sekarang kalian pergi rencanain lagi Mateng Mateng baru balik lagi" lanjut nya dengan bodoh nya 4 orang itu mengangguk dan membawa teman mereka yang pingsan "goblok anying" umpat Rara, sekarang Rara sadar bahwa wanita gila tadi udah disampingnya memandang sendu mobil yang kini kian menjauh "sabar ya buk, belum rejeki nya" kata Rara sambil menepuk nepuk pundak wanita itu, dan wanita gila itu hanya mengangguk pasrah

More details
WpActionLinkContent Guidelines