Bukan Pangeran Tidur

Bukan Pangeran Tidur

  • WpView
    Reads 84,516
  • WpVote
    Votes 4,796
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 6, 2026
WpInfo
Fanfic
EXO
Seorang dokter jatuh cinta pada pasiennya sendiri. "Beberapa dokter yang menangani Pangeran sudah angkat tangan. Selama enam bulan ini tidak ada peningkatan yang signifikat bahkan ada dokter yang mengakatan kita sebaiknya melepaskan Pangeran, mungkin itu jalan yang terbaik." Dengan wajah tak percaya Salma menatap dokter Ardi. "Maksudnya kita akan melepas semua alat penopang hidup pangeran?"
All Rights Reserved
#16
lumpuhtotal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Escapism: Love At 21st Century
  • pasien&dokter (zeedel)
  • Dear tomorrow
  • Simbiosis Mutualisme
  • ABU-ABU [selesai]
  • My Devil Doctor ✓
  • My Husband Tetanggaku  [SELESAI]
  • (End) Ketika Hanya Hati yang Saling Bicara
  • Bangsal Terakhir (End)
  • Dokter Muda Genius
  • TERIMAKASIH SUDAH BERTAHAN -  REUPLOAD
  • Dokter Vs Nurse wedding
  • Rasa Dalam Sujudku
  • The Kwons: Life, Love, And Ghosts
  • Salted Caramel
  • Love In Profession[End]
  • DIA ANEH
  • Heartbeat Trauma
  • Hai, Pak Dokter! (TELAH TERBIT)

"Aku tahu, aku sakit. Aku bahkan sudah menyusun kata-kata jika akhirnya merasa perlu pergi ke dokter." "Dokter, aku jatuh cinta pada seorang wanita. Yah, berkali-kali sudah aku jatuh cinta pada wanita, dan aku pernah memberikan semua kasih sayang yang aku punya. Tapi yang kali ini lebih rumit. Sangat pelik sampai-sampai mengganggu kejiwaanku. Aku selalu ada untuknya, tapi dia tidak mau memberiku secuilpun. Sedihnya, dia juga 'tidak bisa'..." "Dokter, aku berusaha terus berdamai dan beradaptasi dengan penyakitku. Aku kira semua akan baik-baik saja, hingga dia datang. Awalnya dia memang merupakan obat penghilang rasa sakitku. Dia anestesi yang mampu membuatku tertidur pulas dan penyebab operasi penyembuhanku berjalan lancar. Tapi layaknya obat bius, saat dia menghilang, aku perlahan merasakan sakitnya terbangun dari mimpi indah." "Dia adalah obat bius dan aku tidak sadar kalau aku tidak bisa terus hidup bersamanya. Karena itulah aku mendekatinya, memakainya, lalu jatuh dalam mimpi indah yang akhirnya mengantarkanku pada mimpi buruk abadi." [!!] Rated M for some chapter

More details
WpActionLinkContent Guidelines