Bukan Pangeran Tidur

Bukan Pangeran Tidur

  • WpView
    Reads 84,108
  • WpVote
    Votes 4,788
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 6, 2026
Seorang dokter jatuh cinta pada pasiennya sendiri. "Beberapa dokter yang menangani Pangeran sudah angkat tangan. Selama enam bulan ini tidak ada peningkatan yang signifikat bahkan ada dokter yang mengakatan kita sebaiknya melepaskan Pangeran, mungkin itu jalan yang terbaik." Dengan wajah tak percaya Salma menatap dokter Ardi. "Maksudnya kita akan melepas semua alat penopang hidup pangeran?"
All Rights Reserved
#7
lumpuhtotal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Heartbeat Trauma
  • The Kwons: Life, Love, And Ghosts
  • (End) Ketika Hanya Hati yang Saling Bicara
  • pasien&dokter (zeedel)
  • ABU-ABU [selesai]
  • Salted Caramel
  • Dokter Muda Genius
  • Dokter Vs Nurse wedding
  • Dear tomorrow
  • Rasa Dalam Sujudku
  • My Devil Doctor ✓
  • TERIMAKASIH SUDAH BERTAHAN -  REUPLOAD
  • Escapism: Love At 21st Century
  • Hai, Pak Dokter! (TELAH TERBIT)
  • Simbiosis Mutualisme
  • Love In Profession[End]
  • Bangsal Terakhir (End)
  • DIA ANEH
  • My Husband Tetanggaku  [SELESAI]

Di sebuah rumah sakit besar dengan trauma center terbaik di Jakarta, Dr. Araya Maheswari, seorang dokter bedah trauma yang dikenal tegas dan perfeksionis, bekerja keras menyelamatkan nyawa di ruang operasi. Ia selalu mengutamakan profesionalisme, mengabaikan kehidupan pribadinya, dan memastikan setiap anggota timnya bekerja dengan standar tertinggi. Di sampingnya, ada Dr. Fero Wiranata, sahabat sekaligus rekan anestesinya sejak kuliah. Mereka telah bekerja bersama selama bertahun-tahun, memahami satu sama lain lebih dari siapa pun. Fero adalah satu-satunya orang yang bisa berbicara santai dengan Araya tanpa merasa terintimidasi oleh sikap dinginnya. Hubungan mereka berjalan di antara batas profesional dan sesuatu yang lebih dalam-sesuatu yang belum pernah mereka akui. Sementara itu, di bawah bimbingan Araya, Dr. Adimas Pratama, seorang dokter bedah muda penuh ambisi, berjuang membuktikan dirinya. Ia kerap berselisih dengan Salsabila Ramadhani, seorang perawat IGD dan bedah yang sama-sama keras kepala dan tidak mau kalah. Namun, di balik perdebatan mereka, ada perasaan yang perlahan berkembang. Ketika serangkaian kecelakaan besar terjadi, tim ini harus menghadapi tekanan luar biasa. Mulai dari menangani korban tabrakan beruntun, operasi darurat di ruang gawat darurat, hingga misi penyelamatan di lokasi bencana bersama Basarnas. Saat mereka berjuang mempertahankan nyawa pasien, mereka juga harus menghadapi perasaan mereka sendiri-ketakutan, kehilangan, dan mungkin, cinta yang tak terelakkan. Di antara kesibukan dan ketegangan hidup di dunia medis, apakah mereka berani mengizinkan diri mereka untuk mencintai? Atau justru perasaan itu akan menjadi beban yang mengganggu tugas mereka?

More details
WpActionLinkContent Guidelines