The Rise Moon and Sun

The Rise Moon and Sun

  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 17, 2021
Matahari setia menyinari bulan Namun saat matahari berhenti menyinari, Bulan akan meredup cahayanya Dan gelap akan datang menghampiri Bagaimana bisa manusia bertahan dalam kegelapan Mereka akan frustasi lalu mati Kegelapan bukan membuat ketenang Namun membuat ketakutan yang terus menghampiri Ini cerita tentang bagaimana satu manusia dapat bertahan Bertahan mengahadapi kesendirian Bertahan bahwa yang dilihat kini adalah kegelapan
All Rights Reserved
#263
mesinwaktu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Memories in Moon
  • BEHIND THE SCENE
  • AURA !!! (Ormling x lingorm)
  • Black symphoni and alluring white vow
  • Surat Untuk Takdir [ ON GOING ]
  • Evolusi Kegelapan
  • Because Of You.. (Karena Kamu..) I LingOrm
  • " To Love ,To Lose "

Gadis ini menundukkan kepala membiarkan kucuran air membelai surainya. Hujan terus menggiringku untuk bermimpi, takala ia terus menyusuri tubuhku dari rambut, hingga ujung kaki. Aku hanya diam, air ini sedikit membuat ku tenang. Aku takut, aku gelisah. Aku ingin berteriak memaki keadaan. Memaki diriku. Hujan, akan kah dirimu marah jika ku maki dengan isak ku? Akankah dirimu menerima rasa takut ku? Trauma ku? Semua kegelisahan ku? Rasa tidak percaya ku akan diri ku sendiri? Adakah yang bisa menerimaku? Bulan, jika kau jadi aku, akankah tetap setegar dirimu? Apakah hujan adalah wujud kekecewaan mu pada diri sendiri? Apakah awan yang menutupi mu adalah caramu untuk menghilang? Akankah menghilang adalah wujud lelah mu? Bersembunyi dibalik awan, apakah itu bentuk ketakutan mu seperti aku takut menghadapi kenyataan? Boleh aku jadi dirimu? Jarang di lihat mata, di nanti sebelum purnama namun di sukai saat sempurna. Bulan, pernah kah kau takut akan cacian manusia yang begitu kejam? Bahkan, bintang yang dapat kau gapai bisa saja mencela mu. Rambu dari mereka selalu menusuk nurani. Hilang akal ku, hilang kepercayaan ku. Masih normalkah jika ku bilang ingin menghilang? Masih terimakah kau jika ku bilang mereka harus lenyap?

More details
WpActionLinkContent Guidelines