RACHEL

RACHEL

  • WpView
    LECTURES 97
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Chapitres 4
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication lun., mai 17, 2021
[JANGAN LUPA UNTUK FOLLOW TERLEBIH DAHULU SEBELUM MEMBACA!] Diusahakan update🐼 1 Minggu setelah kenaikan kelas, suasana sekolah tiba-tiba menjadi booming karena kedatangan 2 murid pindahan. Rumornya sih mereka model. SASA berlarian masuk ke dalam kelas dengan langkah tergesah-gesah,,, "anjir anjir.......lo smua pada tau nggak??!" "nggak" jawab mereka bebarengan "Yailah lu😑" "disini ada murid pindahan njrr,,, gilak sih damage nya nggak main sumpah. Yang satu cogan bening, yang satu nya lagi cantik tapi buswett judes parah. Trus Katanya mereka berdua itu model " lanjut SASA "yaudah lah sa,, cuman anak pindahan doang kok." -Rachel SASA memutar bola mata nya malas,, "dih....lu mah nggak bisa diajak liat yang bening-bening" ucap SASA ngambek -seorang laki tampan yang mendengar perkataan sahabatnya itu pun seketika mengepalkan tangannya,, seseorang yang ia benci benar-benar pindah ke sekolahnya- Bagaimana mereka menjalani kehidupan selanjutnya?? Apa yang akan terjadi jika satu sama lain saling mengenal?? Bagaimana kelanjutannya?? Penasaran?? Yukk langsung baca!! +7
Tous Droits Réservés
#47
rachel
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • I (Space) You
  • VIA-AMARA
  • Kamu
  • Rapuh Lalu Retak (RLR)
  • PESAN UNTUK RAYAN
  • Converge With You [On Going]
  • NYAMAN [Proses Revisi]
  • ELGA
  • Kelas A [End]

* * * "Gue udah tahu semuanya.. Selama ini Lo pura-pura jadi orang lain... Lo bohongin gue Anggisa!" ucap Hezal dengan penuh penekanan. Anggisa tersenyum tipis , ia menunduk sebentar sebelum menoleh pada laki-laki yang ia cintai disampingnya ini. "Tapi kamu juga menjadikan aku bahan taruhan kamu" ucap Anggisa dengan nada pelan seperti biasanya. Hezal tersenyum meremehkan "Lo pantes dapetin itu... Karena lo .. Sampah!" Anggisa tidak menjawab , ia menunduk lagi. Kali ini, air matanya dengan mulus lolos begitu saja dari mata indahnya. Lagi! Laki-laki ini memang selalu berhasil menjungkir balikkan dunia Anggisa. "Turun Lo ! Dan silakan Lo tinggalin gue sejauh mungkin " tegas Hezal, tangannya mencengkram stir mobil dengan keras. Tanpa berkata lagi , Anggisa turun dari mobil Hezal. Mata Anggisa menatap kepergian Hezal , ia tidak bisa bergerak sama sekali. Anggisa tidak akan meninggalkan Hezal , tetapi laki-laki itu yang membuat ruang kosong diantara mereka. * * * " Tidak penting dengan siapa kita jatuh cinta pertama kalinya , karena pada orang terakhirlah kita akan merasa penting menghabiskan disetiap detiknya waktu." -Anggisa Rana Hainun-

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu