Lumpuh Rasa [ON GOING]

Lumpuh Rasa [ON GOING]

  • WpView
    Reads 3,643
  • WpVote
    Votes 1,274
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 13, 2022
Blurb: Jika bahagia di atas penderitaan orang lain, sudah terlampau lazim untuk diperbincangkan. Namun, apa yang terjadi jika bahagia di atas penderitaan diri sendiri? Perca Hampa Nirguna, seorang gadis berusia lima belas tahun yang dilahirkan tanpa harap di pedalaman. Ia lahir dengan kecacatan fisik, tetapi tidak dengan batinnya. Merasa tak ada yang mengasihinya dengan tulus semenjak ia kehilangan sosok cinta pertama seorang anak perempuan, akhirnya ia memutuskan untuk mengabdikan dirinya pada alam. Bagaimana kisahnya selama menjalani kehidupan pengabdian pada alam? Akankah ia mendapat sesosok yang mengasihinya dengan tulus? ~•••~ PERHATIAN: SEMUA KARYA YANG AKU BUAT, SEMATA-MATA BERUPA KHAYALAN YANG AKU JAMIN HASIL PEMIKIRANKU SENDIRI. JIKA MENEMUKAN ADANYA KEMIRIPAN DAN ATAU BAHKAN KESAMAAN NAMA TOKOH, LATAR, ALUR, DAN SEBAGAINYA, KEMUNGKINAN BESAR ITU HANYALAH SEBUAH KEBETULAN. NAMUN, JIKA DI ANTARA PEMBACA KARYAKU ADA YANG MENEMUKAN KARYA LAIN YANG DIRASA MEMPLAGIAT KARYAKU, SANGAT DIPERSILAKAN UNTUK MENGINFORMASIKANNYA KEPADAKU. ~•••~ (Sumber objek sampul: lovepik Diedit sendiri oleh penulisnya). ~•••~ Start: 26 April 2021 Finish: #1 in cintaalam - 27/04/2021 #1 in tupai - 16/05/2021 #1 in pohon - 24/05/2021 #1 in perca - 06/06/2021 #1 ini retisalya - 21/01/2022
All Rights Reserved
#103
pohon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "Sebenarnya Apa Yang Kau Harapkan Dari Takdir?"  [END]
  • Cahaya [COMPLETED]
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Arqisy {END}  -REVISI
  • Indigo Bobrok [SUDAH TERBIT]
  • My Destiny [REVISI]
  • Bertemu Denganmu [TAMAT]

[Belum direvisi, EYD berantakan] Pernahkah kalian mendengar kalimat ini, "Setiap kebahagiaan yang kamu berikan kepada orang lain, akan kembali kepadamu bahkan lebih indah" Arka, seorang bocah yang belum genap berusia 15 tahun termenung mendengar kalimat itu diucapkan untuknya. Yahh.. Arka cukup memepercayainya. Tak ada manusia yang hidup tanpa sebuah cobaan, baik si kaya maupun si miskin memiliki cerita, luka dan tawanya masing masing. Tentu saja tak jarang, manusia diturunkan oleh semesta sebagai perantara penguji untuk sesama manusia lainnya. Karena itu, Terkadang rasa sakit yang paling nyata berasal dari orang terdekat, maka level tertinggi dari emasnya hati seseorang adalah memaafkan dan mengikhlaskan. Bagai berada didalam Andala, rasanya sungguh menyesakkan. Akan sangat sulit berdamai, namun Arka akan selalu mencoba memaafkan. Bukankah dunia hanya bersifat fana? Tentu saja, kalimat diatas bukan lah kata kataku. Kutipan itu berasal dari sebuah novel yang Arka baca, dan dari sana lah Arka mendapatkan kekuatan. Membuat orang lain terus merasa bahagia, tentu saja hal itu diluar kemampuannya. Tapi sungguh ketika orang lain tersenyum karena dirinya, adalah sesuatu yang berharga. Karena itu Arka sangat gemar menularkan tawanya untuk semesta, namun ia justru sering kali lupa bagaimana cara tersenyum ketika sendirian. Maka berterima kasihlah ia kepada setiap novel yang dibacanya, buku buku yang penuh rangkai kata indah itu selalu berhasil membawanya kekehidupan penuh warna. Karakter fiksi yang tercipta dari rasa sakit ataupun keinginan terpendam para penulis itu mampu menariknya dari kegelapan. Jadi jika kalian memutuskan untuk mengikuti keteguhan hati seorang bocah kecil kesayangan kedua abangnya ini, Maka ku ucapkan selamat datang pada kehidupan bahagia Arka Arelio! -Y21 September 2022 (Selesai dipublish pada : Minggu, 9 April 2023 Pukul 16.24 wib)

More details
WpActionLinkContent Guidelines