Di saat Hani merasa sulit, Henry selalu datang untuk memberi solusi.
Di saat Hani merasa sepi, Henry selalu datang untuk mengisi.
Di saat Hani merasa letih, Henry selalu datang untuk menyemangati.
Namun jika di saat Hani terbawa hati, apakah Henry akan membalasnya dengan sepenuh hati?
Jadi, eksistensi Henry sebagai pelipur lara? Atau hanya menambah luka?
reminder: don't expect anything with this story.
very slow update
pict by pinterest
©playthelullaby
All Rights Reserved