The Magic Land~Immortal

The Magic Land~Immortal

  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 5, 2021
WpInfo
Fiction
Fantasy
Romance - fantasy Story by Kalopsia~lan (JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KALIAN DISINI) "Lu... na. Namaku Luna." Gadis kecil dengan balutan gaun putih selutut itu tersenyum canggung. Heran sekaligus senang saat ada seorang anak laki-laki yang menanyai namanya. "Namamu unik, dikerajaanku nama Luna dipakai untuk memanggil kekasih kita. Apa kau sudah memiliki kekasih?" Anak laki-laki itu menatap lawan bicaranya dengan wajah polosnya. "Kekasih? Apa itu? Aku tidak mengerti." "Kekasih itu orang yang akan menjadi maid kita seumur hidup. Sepertinya begitu, aku juga tidak begitu paham artinya. Aku hanya mendengar orang dewasa suka berbicara tentang kekasihnya." Gadis itu hanya mengangguk-anggukkan kepalanya, tanda iya mengerti.
All Rights Reserved
#38
castle
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I'm More Than Just A Princess
  • Switch Over
  • My Destiny : Evelyna [ Hiatus and Revisi ]
  • The Great Queen [End]
  • My Mate • END •
  • Slave? I'm the princess!
  • ❄Crystal Rose❄
  • Legend of the Sun and Moon
  • My_mate_is_five_blood (Completed)✓
  • QUEEN IMMORTAL ✅END

[Completed] Seorang gadis wibu bangun di tubuh puteri yang terabaikan. Steffani Alina, seorang gadis biasa yang menyukai para lelaki dua dimensi buatan Jepang itu tidak tau apa yang tengah terjadi padanya. Ia meninggal dalam kecelakaan tabrak lari sepulang membeli 'kebutuhan' wibunya. Namun saat ia membuka matanya, hal pertama yang ia lihat adalah kamar mewah bernuansakan emas dengan kombinasi warna putih. Namun entah kenapa meski terlihat megah, kamar itu nampak tidak terurus. "tempat apa ini?!" ucapnya seraya menoleh ke kanan dan kiri dengan panik. Ia segera beranjak dari kasur megah itu, hendak keluar dari kamar yang begitu asing baginya. Namun saat ia melewati cermin besar yang berada di dekat kasur, betapa terkejutnya ia saat melihat pantulan dirinya di cermin. "in-ini... ini bukan aku!" ucapnya terkejut seraya menyentuh wajah cantik itu. Rambut pirang berkilau bagai kain sutera yang terbuat dari emas, mata sebiru langit di siang hari, kontur wajah kecil sempurna, bibir ranum merah muda alami, hidung bangir dan bentuk tubuh ideal. Sungguh impian para kaum hawa. ---//--- Namun semua itu tidaklah berarti, setelah ia mendapat memori dari si pemilik tubuh yang asli. "Isandra... sedih sekali hidupmu. Kematian mereka bukan salahmu, makhluk itu juga bukan keinginanmu" lirihnya. Namun sekian detik kemudian, matanya berkilat tajam, "aku harus merubah semuanya" ucapnya geram. ---//--- "hei, apa yang kau lihat?" tanya pemuda bersurai seputih awan dan mata sebiru langit. "Go-Gojo..." "hah? apa itu Gojo?" tanya pemuda itu penasaran saat Isandra menatapnya tanpa berkedip, seolah tengah melihat keajaiban. ---//--- "ya, Yang Mulia?" ucap Isandra. "... kapan kau akan memanggilku 'ayah'?" tanya Galen blak-blakan. "ya! Kenapa hanya Evan yang kau panggil kakak? aku juga kakakmu tau!" seru Percy. Isandra nampak kebingungan dan terkejut di saat yang bersamaan, 'kenapa jadi begini?!' batinnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines