A Disastrous Love

A Disastrous Love

  • WpView
    Reads 502
  • WpVote
    Votes 97
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadComplete Tue, Apr 27, 2021
Dari fajar hingga petang. Dari pertama kali Aristya bertemu dengan Gefran, di hari pernikahan ayah dan ibunya, mereka tidak pernah bisa melepaskan pandangan dari satu sama lain. Dunia sangat membangga-banggakan cinta, namun pada kenyataannya, mereka tidak pernah mau menerima segala bentuk cinta. Apa yang salah? Aristya, 37 tahun adalah waktu yang sangat lama sementara air laut di bawah jembatan itu tidak kalah dinginnya dengan hatinya... Dengan rasa takut akan kesepian di surga, dan kenyataan bahwa Gefran bahagia bersama istri dan anaknya di dunia... Aristya, apakah kamu menyesal telah menunggunya??
All Rights Reserved
#81
painful
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • When the Rain Stops Following Me
  • GARIS TAKDIR
  • DikaRanggi
  • Untuk, Arunika ✔ [PROSES TERBIT]
  • Kau Hampir Membunuhku (The End) Open PO
  • NIKAH DULU CINTA BELAKANGAN
  • ANA UHIBBUKA FILLAH  (End)

Apa yang kalian pikirkan kala ada sebuah kebahagiaan bersama kedua orang yang paling kau sayangi menjadi terganggu? Mungkinkah rasanya bak seperti hidup di dalam lingkaran musim hujan yang begitu panjang dan disertai petir yang hebat? Akari tak mengerti mengapa alur hidup yang selama ini dia rasakan baik baik saja, tiba tiba saja dirubah oleh sang ayah. Rasa kesal, sedih serta marah bak bercampur menjadi satu seolah pancarona yang membara. Bukan tanpa alasan sebenarnya, bagaimana mungkin taka da sama sekali permintaan ketersetujuan atas sebuah kehendak yang terlihat seperti sebuah ego orangtua yang dilampiaskan. Akari jelas masih bisa terima jika selama ini kehidupan keluarganya nyaris banyak yang miss. Tapi, gadis yang memiliki skill dalam melukis ini sama sekali tidak bisa terima jika suatu saat dia dilempar begitu saja ke sebuah tempat. Meninggalkan segala hal yang selama ini sudah begitu melekat bak memberinya selimuran dari dunia yang nampak tak selalu baik. Aoyama, Kenjiro, klub seni yang selama ini begitu menghangatkan hatinya dengan tanpa aba aba nya harus ia tinggalkan hanya karena ke ego an sisi lain manusia di rumahnya yang begitu megah. Akari benci sekali berada di situasi jika bukan dia sendiri menghendaki semua ini. Ingin rasanya ia berteriak, namun ke siapa? Orang mengatakan bahwa hidup harus terus berjalan walaupun masih penuh dengan badai mengitari? Akari jelas tak bisa menahan semua ini untuk tak terjadi, tapi setidaknya dia selalu berharap supaya suatu hari hujan berhenti mengikutinya. Warning!!!!!!! Jika kalian menemukan bahwa urutan dari cerita ini salah per tiap chapternya, mohon lihat saja angka nya. jujur sekali, aku sudah perbaiki urutan chapternya, tapi teetap saja berantakan. jadi misalnya gini, setelah chapter 42 dan kalian menemukan langsung chapter 52, segera cari urutannya dengan mencari Chapter 43. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya ya. P.s putar media video nya supaya feel nya lebih terasa kala membaca

More details
WpActionLinkContent Guidelines