The Billionare's Slave

The Billionare's Slave

  • WpView
    LECTURAS 24,320
  • WpVote
    Votos 1,460
  • WpPart
    Partes 14
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, nov 21, 2022
WpInfo
Ficción
Romance
Peringatan!! Cerita berisi bacaan orang dewasa!! 17++ tahun ke atas!! Resiko yang harus ditanggung seorang simpanan adalah tak bisa mengakui apa yang memang tak pernah ia miliki, menahan diri dan harus rela dicampakkan sesaat setelah ia dipakai, dan kuat menahan sakit saat si pemilik aslinya muncul untuk mengklaim pria yang hanya menjadikannya kesenangan. Itulah yang dirasakan Queen akibat pilihannya menjadi simpanan sang milliarder. Bodoh! Ya, ia memang bodoh. Karena alasan klise bernama cintalah ia rela menjadi bahan kesenangan pria yang ia cintai sejak lama. "Tak apa meski aku tak bisa memilikinya. Memiliki kesempatan memeluknya sesaat pun aku rela, meski itu harus mengorbankan harga diriku." Selama satu tahun ini Queen menyerahkan tubuhnya pada pria yang menganggapnya wanita matre yang hanya menginginkan uang, menjadi tempat pelarian jika pria itu merasa sepi dan menjadi tempat pelampiasan saat pria itu merasa tak puas dengan tunangannya. "Aku akan menyerah jika memang aku merasa lelah. Saat ini aku masih menikmatinya."
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Naughty Baby on My Bed
  • The Billionaire Prison
  • Suit and Tie [2] | ✅
  • Queen for the King (SERI KE 2 I WIN YOU)
  • Beyond The Office (Republish)
  • Pregnant with Rebel Prince (SELESAI)
  • The Gigolo Baby (SELESAI)
  • My Lovely Cactus | #MC_sekuel

⚠️ Warning!! Novel 18+++ Bijaksalah memilih bacaan sesuai dengan usia kalian. "Tidak perlu malu, itu hanya ciuman," kata Kenzo mulai menggoda Alexa lagi. Alexa mengalihkan pandangannya kearah pria di depannya yang hanya berjarak beberapa centimeter darinya. "Hah? Kau pikir aku malu kepadamu? Kau yang tidak tahu malu!" Alexa menatap Kenzo dengannya tatapan kesal meski wajahnya jelas merah merona. Kenzo menyeringai di dalam hatinya. "Ciumanmu sangat buruk, kau harus banyak belajar," cibirnya. "Aku bisa kok lebih baik," kata Alexa tidak terima dengan ejekan dari Kenzo. Kenzo mendekatkan wajahnya kembali kepada Alexa. "Benarkah? Aku tidak yakin," katanya dengan nada mengejek, sengaja memprovokasi Alexa. "Aku bisa kok!" "Hhmmm... Bisa? Kalau begitu tunjukkan jika kau memang bisa," ucap Kenzo semakin memprovokasi Alexa, sudut bibir pria tampan itu menyeringai licik.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido