BERSAMAMU KAPTEN 2

BERSAMAMU KAPTEN 2

  • WpView
    Reads 3,373
  • WpVote
    Votes 336
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 12, 2021
"Liburan kali ini pihak kampus akan mengirim 1 mahasiswa dan 1 mahasiswi terpilih untuk mempelajari serta mengamati pendidikan kopassus selama 7 bulan" ucap rektor yang sedang berpidato dimimbar Aula. Ada beberapa mahasiswa yang bersorak senang, namun tak sedikit pula yang keberatan. Siapakah yang terpilih? Apa yang akan terjadi? "Apakah ini takdir atau hanya sekedar kebetulan? Atau ini adalah jalan cerita dari Tuhan untuk menyatukan 2 manusia yang tak saling kenal?" Kapten Adnan CERITA INI LANJUTAN DARI "BERSAMAMU KAPTEN" karena akun wpku yang dulu ga bisa dibuka😭
All Rights Reserved
#11
persit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Keep Your Smile
  • MY BOYFRIEND CUPU [ON GOING]
  • Taruna Pemilik Hati (REVISI)
  • Married With Presma
  • He's My Danton [END]
  • Orang Ketiga
  • Rahasia Juna (Antara Aku Dan Negara)
  • Rekahan Luka (TERBIT)
  • Love 1 : You can't live without love?

Aluna, satu dari sekian banyaknya mahasiswi yang merasakan pahit-asamnya kehidupan perkuliahan. Tingkat kenormalannya jauh di bawah rata-rata namun masih memiliki sekian nol persen kesadaran bersama rekan-rekannya. Berimpian mulia ingin pergi umroh dari kupon kuaci yang sering ia beli meski tak pernah memakannya. Sayang, impian mulianya itu harus tergeser paksa akan suatu keadaan mendesak yang tak begitu penting. "Saya beri waktu kamu sebanyak yang kamu mau." Sumpah, padahal ia sudah berusaha mendorong orang itu sekuat tenaga. Tapi, apakah amarah itu bisa membuat kekuatan seseorang meningkat? "Bahkan sampai ajal menjemput?" Kenapa susah sekali melepas genggaman tangannya? Apalagi posisi keduanya cukup berbahaya, salah-salah bisa membuat orang salah paham ketika melihatnya. "Tidak selama itu, pertimbangkan dengan matang." Aluna menyeringai, sebelum pernyataan dan ancaman itu sudah bercampur, ia harus melakukan sesuatu yang lain. "Jawaban itu pasti akan datang dan akan sangat memuaskan anda. Tapi, jika saya juga merasakan hal yang sama." "Baiklah, mari kita lihat ke depannya." Start : Agustus20 Finish : 14 Maret21

More details
WpActionLinkContent Guidelines